Tuur Ma'asering Tomohon, Wisata Hutan Aren dengan Suasana Sejuk dan Kuliner Khas Minahasa
Ventrico Nonutu July 30, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tomohon – Jika Anda sedang mencari tempat wisata bernuansa alam di Kota Tomohon, Tuur Ma'asering di Kelurahan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, bisa menjadi salah satu pilihan.

Tribun Manado berkesempatan berkunjung ke lokasi beberapa waktu lalu.

Kawasan wisata ini menawarkan suasana hutan aren yang masih asri dengan udara khas pegunungan yang sejuk. 

Deretan pondok bambu dan bangunan berbahan kayu menjadi tempat favorit pengunjung.

Tempat ini biasanya dijadikan untuk bersantai bersama keluarga, kelompok maupun pasangan.

Lokasinya dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. 

Dari pusat Kota Manado, jaraknya sekitar 28 kilometer.

Sedangkan dari Menara Alfa Omega Tomohon hanya sekitar delapan kilometer atau sekitar 20 menit perjalanan.

Akses menuju lokasi juga cukup mudah. Jalan menuju Tuur Ma'asering sudah beraspal. 

Bahkan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat hingga area parkir.

Daya tarik utama tempat ini bukan hanya pemandangan alamnya. 

Jika berpapasan, pengunjung juga bisa melihat langsung proses penyadapan nira dari pohon aren hingga penyulingan minuman tradisional khas Minahasa.

Seperti menikmati suasana di pedesaan yang tenang.

Selain itu, tersedia berbagai menu makanan dan minuman khas Minahasa. 

Harga makanan juga cukup terjangkau, mulai sekitar Rp 20 ribuan per porsi sehingga ramah di kantong wisatawan.

Ada pisang goreng, onde-onde hingga aneka makanan lainnya.

Untuk masuk ke kawasan wisata, pengunjung dikenakan tiket Rp 15 ribu per orang. 

Tiket tersebut dapat ditukarkan dengan segelas saguer atau satu sajian cap tikus bagi pengunjung dewasa sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Jam operasional Tuur Ma'asering mulai pukul 10.00 hingga 20.00 Wita pada Senin hingga Sabtu.

Sedangkan pada Minggu buka mulai pukul 12.00 hingga 20.00 Wita. 

Salah seorang pengunjung, Stevani, mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan.

"Saya suka karena tempatnya sejuk dan tenang. Bisa menikmati alam sambil mencicipi kuliner khas Minahasa. Tempatnya juga cocok untuk foto-foto bersama keluarga," ujarnya saat diwawancara dilokasi.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung pada sore hari, disarankan untuk membawa jaket. 

Pasalnya, suhu udara di kawasan ini akan semakin dingin menjelang petang sehingga membuat suasana terasa lebih nyaman untuk bersantai.

(TribunManado.co.id/Pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.