BPBD Bandar Lampung Salurkan Air Bersih untuk 2.122 Jiwa di Dua Kecamatan
Reny Fitriani July 31, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung menyalurkan air bersih kepada 2.122 jiwa. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Resmi Dimulai, Tampung 401 Siswa dari Keluarga Miskin

"Ada 2.122 jiwa telah mendapat air bersih dari petugas yang menyalurkan di beberapa titik," kata Kepala Pelaksana BPBD Bandar Lampung, Idham Basyar, Jumat (31/7/2026). 

Pihaknya melakukan pendistribusian air bersih karena sumur milik warga mengalami kekeringan. 

Sehingga mengakibatkan warga kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Pendistribusian air bersih diantaranya di Jalan Raya Suban, RT 02 LK 03, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. 

Terdiri dari 80 kepala keluarga (KK) dengan 300 jiwa. 

Kemudian di Kampung Batu Suluh, RT 18 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. 

Rinciannya yakni 61 KK dengan 201 jiwa yang disalurkan air bersih di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi. 

"Di sana dikarenakan banyaknya sedimen lumpur dan sampah di aliran drainase, sehingga apabila hujan air meluap ke jalan," kata Idham. 

Pendistribusian di wilayah lainnya yakni di Kampung Batu Suluh, RT 17, LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi.

Tercatat ada 52 kk dengan 260 jiwa. 

Kemudian di Jalan Raya Suban, RT 013 LK I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang mendapat bantuan air bersih. 

Penerima air bersih dengan rincian adalah 70 kk dan 300 jiwa. 

Sementara di Jalan Raya Suban atau Kampung Batu Suluh, RT 02 LK 03, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, 80 kk dengan 300 jiwa. 

"300 jiwa dengan 70 kk mendapat air bersih untuk warga di Jalan Raya Suban, RT.013, Lingkungan 1, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang," terang Idham. 
 
Warga Kecamatan Sukabumi yang mendapat air bersih yakni di Jalan Kampung Batu  Suluh, RT 17 LK 02, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi dengan 52 kk dan 260 jiwa. 

Warga Jalan Kampung Batu Suluh, RT 18 LK 02, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, terdapat 61 kk dengan 201 jiwa.    

"Di lokasi tersebut tidak ada air dikarenakan air pada Pam tidak berjalan sementara waktu dan sumur milik warga  mengalami kekeringan," kata Idham. 

Sehingga mengakibatkan warga kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran drainase, sehingga fungsi saluran air tetap optimal dan tidak menimbulkan masalah saat curah hujan tinggi," tukasnya.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.