Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Para perwakilan massa yang berasal dari kelompok pesilat berorasi di depan Polrestabes Surabaya pada Jumat (31/7/2026).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menemui perwakilan massa usai demo, sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Rumah Mbah Mesirah Diobok-obok Maling saat Ditinggal Hadiri Resepsi, Perhiasan Rp350 Juta Lenyap
Didampingi sejumlah pejabat utama, orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Surabaya ini mendengarkan aspirasi dari satu per satu delegasi.
Beberapa saat kemudian, Kombes Pol Luthfie bersama perwakilan massa keluar menemui para demonstran yang tengah berharap cemas soal hasil dari pertemuan.
Antusiasme massa begitu tinggi mendengarkan pernyataan dari Kombes Pol Luthfie.
Alhasil mereka diminta untuk tertib dan duduk rapi agar bisa menerima penjelasan hasil audiensi.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Luthfie menyatakan, proses penyidikan terhadap pelaku pembacokan di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari, berjalan transparan.
"Saat ini pelaku sudah tertangkap satu orang. Mari kita sama-sama berdoa. Semoga saudara kita yang kemarin menjadi korban pembacokan segera diberikan kesembuhan, dan bisa beraktivitas seperti sedia kala," ujarnya.
Pihaknya juga mengutuk aksi premanisme, maupun kekerasan yang membuat masyarakat menjadi resah.
"Saya minta bantuan rekan-rekan sekalian. Kami terus mencari satu pelaku lain, yang masih DPO. Tolong nanti dibantu apabila ada informasi di mana yang bersangkutan informasikan ke kami," tegasnya.
Ia menegaskan, siapapun tersangka yang terlibat insiden tersebut akan diproses secara hukum.
"Kami siap lakukan pengamanan, penangkapan dan proses hukum lebih lanjut. Nanti kalau ada yang punya informasi berkaitan dengan pelaku ini, yang sudah kami terbitkan DPO, silakan hubungi kami. Segera kami lakukan penangkapan," tandasnya.
Usai mendengar pernyataan tersebut, ratusan massa kelompok pesilat membubarkan diri.
Rombongan pulang mengendarai sepeda motor dan kendaraan roda empat, mengakhiri unjuk rasa dengan aman, tertib, dan lancar.