SURYA.CO.ID MALANG - Bus Trans Jatim Koridor II bernama Kanjuruhan hadir dengan livery bernuansa biru dan kuning keemasan yang mengangkat identitas Kabupaten Malang. Desainnya memadukan sejarah, budaya, dan keindahan alam sebagai simbol kebanggaan daerah.
Desain atau livery Bus Trans Jatim Koridor II yang diberi nama Kanjuruhan telah rampung. Bus yang akan melayani rute Malang-Kepanjen mengusung warna dasar biru berpadu kuning keemasan, serupa dengan Bus Trans Jatim Koridor I Gajayana.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Eko Margianto, mengatakan filosofi desain bus tersebut memadukan nilai sejarah, budaya, dan alam Kabupaten Malang melalui tema Manunggal Jati Kanjuruhan.
"Kanjuruhan merupakan kerajaan tertua di Jawa Timur dijadikan sebagai jiwa utama yang menyatukan elemen lokal dalam satu harmoni visual yang dinamis, berkelas, dan membanggakan," kata Eko ketika dikonfirmasi.
• Rute Trans Jatim Malang-Kepanjen Dipastikan Lewat Gondanglegi, Survei 40 Titik Halte Dimulai
Livery Bus Trans Jatim Koridor II menghadirkan empat ornamen visual yang merepresentasikan identitas masyarakat Malang.
Ornamen pertama adalah Candi Badut, peninggalan Kerajaan Kanjuruhan abad ke-8 Masehi yang berada di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Selain itu terdapat ornamen Garudeya, burung legendaris yang melambangkan kekuatan, keberanian, kesetiaan, dan kebijaksanaan.
Livery juga menampilkan Tari Beskalan sebagai tari penyambutan khas Malang yang melambangkan semangat, kehormatan, serta persatuan masyarakat.
Sementara itu, ilustrasi lima gunung menjadi simbol bentang alam sekaligus merepresentasikan nilai spiritual, budaya, dan filosofi yang hidup di tengah masyarakat Malang.
Baca juga: Sopir Angkot Minta Trans Jatim II Ditunda hingga Ada Jaminan Pemberdayaan, Ini Tawaran Dishub
"Secara keseluruhan, desain livery ini merupakan perpaduan harmonis antara warisan sejarah Kerajaan Kanjuruhan, kekayaan budaya Malangan, serta keindahan alam Kabupaten Malang," jelasnya.
Menurut Eko, Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus komitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, modern, dan berkelanjutan.
Rencananya, bus akan melayani rute dari Kota Malang menuju Kecamatan Bululawang, Kecamatan Gondanglegi, hingga berakhir di Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen.
Kehadiran koridor baru ini diharapkan meningkatkan konektivitas transportasi publik, mempercepat pengembangan wilayah, serta mendorong sektor pariwisata Malang Selatan. Apabila tidak ada kendala, Bus Trans Jatim Koridor II akan diluncurkan pada Oktober 2026. Luluul