Calon Taruna Akpol Asal Makassar Meninggal di Kompleks Akademi Kepolisian, Ditemukan Luka di Tubuh
Eko Setiawan July 31, 2026 10:41 PM

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG – Suasana duka menyelimuti lingkungan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang setelah seorang Calon Bhayangkara Taruna (Cabhatar) berinisial AMM (19) ditemukan dalam kondisi terluka di area kompleks akademi, Kamis (30/7/2026) malam.

Cabhatar asal Makassar, Sulawesi Selatan, itu ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB di area luar (outdoor) sekitar Gedung Werving Hoegeng, Kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Akpol Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski telah mendapat perawatan intensif, nyawa AMM tidak berhasil diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kabar meninggalnya calon taruna tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto.

"Memang benar pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, almarhum ditemukan di lingkungan Akpol dalam kondisi terluka," ujar Yuliyanto, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Akpol untuk memperoleh pertolongan medis.

"Korban kemudian dibawa ke RS Akpol untuk dilakukan penanganan secara medis. Namun yang bersangkutan tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengungkap penyebab luka yang dialami korban maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya AMM.

Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan oleh pihak berwenang.

Polisi Selidiki Penyebabnya

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab AMM ditemukan dalam kondisi terluka.

Polda Jateng telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Penyidik juga menggali keterangan dari rekan-rekan korban, termasuk mereka yang menemukan AMM, mengetahui kondisi korban sebelumnya, maupun yang sempat berinteraksi dengannya.

"Saat ini petugas kami sedang melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan teman-temannya yang menemukan, yang mengetahui sebelumnya, maupun yang sempat berinteraksi dengan korban," ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Polisi belum dapat memastikan apa yang menyebabkan korban mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia.

Termasuk dugaan apakah korban terjatuh atau mengalami kejadian lain, masih dalam proses penyelidikan.

"Kami belum tahu yang bersangkutan mengapa bisa ditemukan dalam kondisi seperti itu," katanya.

Untuk mengetahui penyebab kematian, kepolisian juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter.

"Pemeriksaan secara mendalam masih dilakukan oleh tim medis, sehingga kami belum bisa menyimpulkan apakah karena terjatuh atau penyebab lainnya," pungkasnya.

Cabhatar Asal Makassar

AMM merupakan calon Bhayangkara Taruna berusia 19 tahun yang baru memulai pendidikan di Akpol.

Dia berasal dari Makassar dan merupakan peserta pengiriman dari Polda Papua Barat Daya.

Menurut Kombes Pol Yuliyanto, AMM bersama peserta lainnya baru mengikuti tahapan awal pendidikan di Akpol pada pekan ini.

Para calon Bhayangkara Taruna tersebut selanjutnya dijadwalkan bergabung dengan taruna TNI di Magelang untuk mengikuti pendidikan integrasi.

"Mereka baru dibuka pendidikannya pekan ini di Akpol. Setelah ini akan bergabung dengan taruna TNI di Magelang untuk mengikuti pendidikan integrasi," jelasnya.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah AMM dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jateng untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum diserahkan kepada keluarga.

Polda Jateng turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami mewakili keluarga besar Polri mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum."

"Mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga diberikan ketabahan," kata Kombes Pol Yuliyanto.

Sementara itu, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab AMM ditemukan dalam kondisi terluka hingga akhirnya meninggal. (Reza Gustav)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.