SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di Kota Palembang.
Selain pengibaran bendera di sejumlah ruas jalan, euforia kemerdekaan mulai menggeliat di pusat-pusat perdagangan tradisional seperti Pasar 16 Ilir, Lorong Basah, hingga Pasar Kuto.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (31/7/2026), para pedagang pakaian mulai gencar memajang beragam kemeja, kaus, serta busana bertema nasionalisme.
Dominasi warna merah dan putih dengan ragam motif cetak lambang Garuda menghiasi etalase pasar tradisional dengan kisaran harga Rp35.000 hingga Rp75.000 per potong.
Salah seorang pedagang di kawasan Jalan Masjid Lama, Abdurrahman (27), mengungkapkan telah menyiapkan stok pakaian bertema kemerdekaan sejak dua pekan lalu.
Ia melihat tren permintaan masyarakat mulai merangkak naik menyambut bulan Agustus.
"Yang paling banyak dicari itu ukuran anak-anak. Orang tua biasanya membeli untuk persiapan lomba 17-an, jalan santai, maupun kegiatan sekolah," ujar Abdurrahman, Jumat (31/7/2026).
Pria yang akrab disapa Aman itu menambahkan, stok pakaian didapat langsung dari agen di kawasan Pasar 16 Ilir.
Melihat antusiasme warga yang mulai berbelanja sejak akhir Juli, ia memproyeksikan puncak penjualan akan terjadi pada 10 hingga 25 Agustus mendatang.
Pihaknya pun optimistis mampu mencatatkan peningkatan omzet hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang berhasil menjual lebih dari 60 lusin pakaian.
Senada dengan Aman, Yuni (35), pedagang di Pasar Kuto, menyebut bahwa aksesori pendukung seperti ikat kepala, bandana, dan selendang bernuansa merah putih juga mulai ramai diburu masyarakat.
Antusiasme warga juga diakui oleh Melly Astuti, pembeli asal Tanjung Barangan. Ia sengaja mendatangi Pasar 16 Ilir untuk berbelanja kaus merah putih yang sudah menjadi tradisi tahunan keluarganya.
"Tadi beli lima stel untuk anak-anak. Harganya masih sangat terjangkau dan pilihannya banyak, jadi setiap tahun memang rutin beli untuk memeriahkan perayaan 17 Agustus," tuturnya.