Pelatih kepala Al-Ahli itu tampaknya akan menjadi manajer Newcastle United berikutnya setelah kepergian Eddie Howe, dan ia disebut sudah mengajukan pengunduran diri.
Matthias Jaissle, yang diproyeksikan menjadi bos baru Newcastle United, telah menyerahkan surat pengunduran dirinya di Al-Ahli akibat perselisihan kontrak, menurut laporan dari Arab Saudi.
Newcastle kini berada dalam tahap pembicaraan lanjutan untuk mendatangkan pelatih asal Jerman tersebut sebagai penerus Eddie Howe setelah Howe memutuskan meninggalkan jabatannya pada Kamis.
Howe mundur setelah melakukan pembicaraan dengan jajaran petinggi klub menyusul kampanye 2025/26 yang mengecewakan, serta penjualan pemain-pemain kunci Anthony Gordon ke Barcelona dan Sandro Tonali ke Tottenham, dengan kapten Bruno Guimaraes juga diperkirakan akan pindah ke Arsenal.
Tak lama kemudian, muncul kabar bahwa Newcastle sedang bernegosiasi dengan Jaissle yang berusia 38 tahun untuk membawanya ke St James' Park.
Jaissle baru saja membawa Al-Ahli meraih dua gelar AFC Champions League Elite secara beruntun, setelah sebelumnya memenangkan dua gelar Bundesliga Austria saat menangani Red Bull Salzburg.
Media Saudi, Al-Riyadh, menulis bahwa Jaissle telah menyerahkan pengunduran dirinya di Al-Ahli, meski pengunduran diri itu tampaknya belum diterima dan secara resmi ia masih menjabat.
Al-Ahli kini disebut sedang dalam proses mencari pengganti, dan kepergian Jaissle diperkirakan tinggal menunggu formalitas.
Namun, tampaknya pengunduran dirinya bukan secara khusus dilakukan demi mengambil pekerjaan di Newcastle, melainkan karena ketidaksepakatan mengenai syarat dalam perpanjangan kontrak.
Al-Riyadh melaporkan bahwa Jaissle menginginkan klausul yang mengatur bahwa ia akan tetap dibayar penuh jika diberhentikan dari jabatannya.
Pihak klub tidak terlalu setuju dengan hal itu dan hanya menawarkan maksimal gaji enam bulan, yang kemudian mendorong sang pelatih kepala menyerahkan pengunduran dirinya kepada klub.
Newcastle kini sedang berupaya membangun ulang skuad mereka untuk memperbaiki finis di posisi ke-12 musim lalu.
United sebelumnya berhasil lolos ke Liga Champions setelah finis di peringkat kelima pada musim sebelumnya.
Klub itu juga sudah menginvestasikan kembali sebagian dana hasil penjualan Gordon dan Tonali, dengan kiper Ewen Jaouen, pemain sayap Bazoumana Toure, serta gelandang Sean Steur dan Aladji Bamba didatangkan dengan total pengeluaran mencapai £111m.