PT BIB Resmikan WIM Digital Hub, Tonggak Baru Transformasi Teknologi Penimbangan Batubara
Ratino Taufik August 01, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – PT Borneo Indobara (BIB), salah satu anak perusahaan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), secara resmi meresmikan WIM (Weigh in Motion) Digital Hub, sebuah pusat operasional, inovasi, edukasi dan pengembangan teknologi penimbangan digital yang menjadi fondasi baru bagi transformasi operasional perusahaan.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan BIB yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Lebih dari sekadar pembangunan sebuah fasilitas, WIM Digital Hub merepresentasikan evolusi sistem penimbangan dari proses konvensional menuju ekosistem digital yang terintegrasi, cerdas, dan berbasis data. Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi proses bisnis, serta keandalan layanan dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Acara peresmian dihadiri oleh Bonifasius, Chief Executive Officer (CEO) PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), R. Utoro, Chief Operating Officer (COO) PT Borneo Indobara (BIB), serta Dimas "Omdim" Sutejo, Chief Digital & Technology Officer (CDTO) PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), bersama jajaran manajemen, mitra strategis, dan para pemangku kepentingan yang turut berkontribusi dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan di BIB.

PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting
PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan PT Borneo Indobara selama hampir dua dekade melalui pengembangan ekosistem digital berbasis Weigh in Motion – Digital Standard (WIM DS), Artificial Intelligence (AI), dan Data Analytics untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin modern, presisi, efisien, dan berkelanjutan.

 

Menjawab Tantangan Pertumbuhan Industri

Seiring meningkatnya produksi batubara, kompleksitas operasional logistik dan transaksi di PT Borneo Indobara turut berkembang secara signifikan. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan sistem penimbangan yang tidak hanya mampu menangani volume transaksi yang semakin tinggi, tetapi juga menghadirkan tingkat keandalan, kecepatan dan ketersediaan layanan yang semakin baik.

Perjalanan transformasi teknologi penimbangan PT Borneo Indobara dimulai pada tahun 2006 melalui implementasi Weigh Bridge (WB Static) sebagai fondasi proses penimbangan batubara. Seiring pertumbuhan produksi, kapasitas sistem terus ditingkatkan dari satu unit jembatan timbang berkapasitas 60 ton menjadi tujuh unit berkapasitas 80 ton yang tersebar di empat lokasi operasional. Namun, mekanisme penimbangan yang mengharuskan kendaraan berhenti tetap menyisakan tantangan berupa keterbatasan kapasitas, antrean kendaraan, serta kebutuhan pemeliharaan yang relatif tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Borneo Indobara secara berkelanjutan melakukan eksplorasi dan evaluasi berbagai teknologi penimbangan. Salah satunya melalui uji coba Load Scanner pada periode 2017–2020 sebagai bagian dari pencarian solusi yang lebih efisien, hingga akhirnya mengarah pada implementasi teknologi Weigh In Motion (WIM).

Pada tahun 2021, PT Borneo Indobara mulai mengimplementasikan WIM versi 1.0, yang memungkinkan kendaraan ditimbang tanpa harus berhenti dengan waktu transaksi kurang dari 10 detik. Sistem ini turut didukung teknologi RFID dan CCTV untuk mengotomatisasi identifikasi kendaraan sehingga proses penimbangan menjadi lebih cepat, efisien, dan minim intervensi manual.

Transformasi berlanjut pada tahun 2024 melalui pengembangan Weigh In Motion Digital Standard (WIM DS). Pada fase ini, sistem penimbangan tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan Close Loop Transaction dan AI Computer Vision, didukung infrastruktur sipil yang lebih kokoh, operasi simultan multi-lane, jaringan fiber optik berkecepatan tinggi, serta arsitektur layanan dengan tingkat ketersediaan (availability) hingga 99 persen.

Transformasi dari Weigh Bridge, Load Scanner, WIM, hingga WIM Digital Standard (WIM DS) mencerminkan komitmen PT Borneo Indobara dalam membangun ekosistem penimbangan digital yang semakin cepat, presisi, andal, dan terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk mendukung target produksi hingga 54 juta ton per tahun, dengan kemampuan melayani rata-rata 3.700 transaksi setiap hari, sekaligus menjadi fondasi pengambilan keputusan operasional yang lebih presisi dan berbasis data.

PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan 01
PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan PT Borneo Indobara selama hampir dua dekade melalui pengembangan ekosistem digital berbasis Weigh in Motion – Digital Standard (WIM DS), Artificial Intelligence (AI), dan Data Analytics untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin modern, presisi, efisien, dan berkelanjutan.

 

Lebih dari Sekadar Alat Timbang

Berbeda dengan pendekatan konvensional yang menjadikan sistem penimbangan hanya sebagai alat untuk mengukur berat kendaraan, PT Borneo Indobara (BIB) mengembangkan Weigh in Motion (WIM) menjadi sebuah Digital Weighing Ecosystem yang terintegrasi.

Ekosistem ini menghubungkan teknologi sensor penimbangan, pengelolaan data transaksi secara terpusat, arsitektur High Availability (HA) untuk menjamin keandalan sistem, jaringan komunikasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga kapabilitas data analytics dalam satu platform digital yang saling terintegrasi.

Melalui pendekatan tersebut, WIM tidak lagi hanya menghasilkan data penimbangan, tetapi juga menyediakan informasi operasional yang real-time, presisi, dan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan terukur. Transformasi ini menjadi wujud komitmen BIB dalam membangun operasional pertambangan yang semakin cerdas, andal, dan berorientasi pada Operational Excellence.

PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan 02
PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan PT Borneo Indobara selama hampir dua dekade melalui pengembangan ekosistem digital berbasis Weigh in Motion – Digital Standard (WIM DS), Artificial Intelligence (AI), dan Data Analytics untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin modern, presisi, efisien, dan berkelanjutan.

 

Membangun Standar Baru Industri

PT Borneo Indobara (BIB) terus mendorong inovasi melalui pengembangan Weigh in Motion Digital System (WIMDS) yang menghadirkan peningkatan pada kualitas material sensor (steel), infrastruktur penimbangan (rigid pavement), serta sistem penimbangan yang terintegrasi dan simultan.

Salah satu inovasi utama adalah implementasi WIM Set, yaitu kombinasi teknologi High Speed WIM dan Low Speed WIM dalam satu konfigurasi. Pendekatan ini merupakan implementasi pertama di Indonesia dan dirancang untuk menghadirkan sistem penimbangan yang lebih andal, presisi, serta mampu menjaga kontinuitas operasional melalui arsitektur multi-lane yang saling terintegrasi. Keandalan tersebut telah dibuktikan melalui sertifikasi BSML, yang menegaskan bahwa sistem memenuhi standar metrologi dan siap mendukung operasional pertambangan berskala besar.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, WIMDS merepresentasikan komitmen BIB dalam membangun standar baru pengelolaan operasional pertambangan berbasis digital. Teknologi dikembangkan bukan hanya untuk meningkatkan keandalan penimbangan, tetapi juga memperkuat keselamatan operasional, efisiensi proses, keandalan data, serta keberlanjutan bisnis. Melalui pendekatan ini, BIB terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang menghadirkan inovasi digital dengan dampak nyata bagi industri pertambangan Indonesia.

 

WIM Digital Hub: Pusat Inovasi dan Edukasi Transformasi Digital

WIM Digital Hub yang diresmikan pada  23 Juli 2026 merupakan pusat operasional data dan teknologi dari seluruh ekosistem digital tersebut. Fasilitas ini dibangun untuk mendukung operasional penimbangan selama 24 jam setiap hari dan 7 hari dalam seminggu, dengan dukungan infrastruktur yang lebih modern, kapabilitas server yang memadai untuk menjaga keamanan data transaksi yang bersifat kritikal.

Selain berfungsi sebagai pusat operasional, WIM Digital Hub dikembangkan sebagai sarana edukasi dan knowledge sharing. Melalui walk-through experience di area Skybridge, pengunjung diajak menyusuri perjalanan transformasi teknologi penimbangan di PT Borneo Indobara (BIB) melalui kurasi poster, artefak, dan milestone implementasi. Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai evolusi teknologi Weigh in Motion (WIM) sekaligus perjalanan transformasi digital perusahaan dari waktu ke waktu.

 

Komitmen terhadap Transformasi Digital

Dalam sambutannya, Bonifasius, CEO PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun daya saing perusahaan di masa depan.

"Peresmian WIM Digital Hub merupakan bukti nyata komitmen GEMS Group dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi. Kami percaya bahwa transformasi digital bukan sekadar mengadopsi teknologi baru, tetapi membangun cara kerja baru yang lebih aman, efisien, transparan, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan."

Sementara itu, R. Utoro, COO PT Borneo Indobara, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi WIM merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi yang dilakukan secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.

"Transformasi ini merupakan perjalanan panjang yang melibatkan sinergi antara operasional, engineering, dan digital technology. WIM telah mengubah proses penimbangan menjadi lebih cepat, andal, dan terintegrasi sehingga mampu mendukung operasional perusahaan yang terus berkembang."

Pada kesempatan yang sama, Dimas "Omdim" Sutejo, CDTO PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), menekankan bahwa teknologi hanya akan memberikan nilai ketika mampu menyelesaikan permasalahan bisnis secara nyata.

"WIM merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara teknologi dan operasional menghasilkan inovasi yang memberikan dampak langsung terhadap bisnis. Integrasi sensor, Artificial Intelligence, sistem transaksi digital, dan data analytics menjadikan WIM bukan lagi sekadar alat timbang, tetapi sebuah digital platform yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real time."

PERESMIAN WIM Digital Hub
PERESMIAN WIM Digital Hub menandai pencapaian penting dalam perjalanan transformasi teknologi penimbangan PT Borneo Indobara selama hampir dua dekade melalui pengembangan ekosistem digital berbasis Weigh in Motion – Digital Standard (WIM DS), Artificial Intelligence (AI), dan Data Analytics untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin modern, presisi, efisien, dan berkelanjutan.

 

Melangkah Menuju Masa Depan

Peresmian WIM Digital Hub bukanlah akhir dari perjalanan transformasi PT Borneo Indobara, melainkan awal dari fase berikutnya dalam pengembangan teknologi digital perusahaan.

Ke depan, BIB akan terus mengembangkan inovasi berbasis Artificial Intelligence, data analytics, automation, serta teknologi digital lainnya untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin modern, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat continuous improvement dan kolaborasi lintas fungsi, PT Borneo Indobara berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan produktivitas perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kemajuan transformasi digital di industri pertambangan Indonesia. Bagi PT Borneo Indobara, transformasi digital bukan sekadar mengadopsi teknologi, melainkan membangun cara kerja baru yang lebih cerdas, lebih aman, dan lebih bernilai untuk masa depan industri pertambangan Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.