Apakah Ubi Cilembu Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Cara Mengonsumsinya
Mochamad Rizal Ahba Ohorella August 01, 2026 05:30 PM

Liputan6.com, Jakarta Apakah ubi Cilembu bagus untuk diet? Secara sederhana, jawabannya adalah ya, asalkan dikonsumsi dengan cara yang tepat. Ubi Cilembu memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan nasi putih dalam porsi yang sama, sehingga cocok sebagai alternatif sumber energi saat menurunkan berat badan.

Manis alami yang khas dari ubi Cilembu sering membuat orang ragu untuk mengonsumsinya saat diet. Namun, rasa manis tersebut berasal dari karbohidrat kompleks dan serat alami, bukan gula tambahan yang berbahaya. Apakah ubi Cilembu bagus untuk diet tergantung pada metode pengolahan dan porsi yang dikonsumsi.

Melansir dari Healthline, ubi jalar termasuk sumber karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat, memberikan energi bertahap dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Hal ini menjadi kunci penting dalam manajemen berat badan yang sehat dan berkelanjutan.

Pengertian Ubi Cilembu dan Kandungan Nutrisinya

Trik Mengukus Ubi Cilembu (Sumber: gemini.com)
Trik Mengukus Ubi Cilembu (Sumber: gemini.com)

Ubi Cilembu adalah varietas ubi jalar (Ipomoea batatas) yang berasal dari Desa Cilembu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Berbeda dengan ubi jalar biasa, ubi Cilembu memiliki tekstur lebih lembut dan mengeluarkan cairan lengket seperti madu saat dipanggang, yang memberikan rasa manis khas.

Dalam setiap 100 gram ubi Cilembu yang telah dimasak, terkandung sekitar 86-103 kalori, 20 gram karbohidrat, 3 gram serat, 1,6-1,8 gram protein, dan lemak yang sangat minim. Kandungan seratnya yang cukup tinggi menjadi faktor penting yang membuat ubi Cilembu cocok untuk diet. Serat membantu memperlambat pencernaan dan menciptakan rasa kenyang yang lebih tahan lama.

Selain makronutrien, ubi Cilembu juga kaya akan vitamin A dari beta-karoten, vitamin C, kalium, dan magnesium. Nutrisi mikro ini mendukung metabolisme tubuh, kekebalan, dan kesehatan kulit selama proses penurunan berat badan. Berdasarkan data komposisi pangan, kandungan beta-karoten pada ubi jalar oranye dapat mencapai 14.187 mcg per 100 gram.

Mengutip penelitian dalam jurnal Nutrients, penggunaan meal replacement berbahan ubi jalar putih pada pekerja kantoran dengan kelebihan berat badan menunjukkan hasil positif terhadap penurunan berat badan dan indeks massa tubuh setelah delapan minggu intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa ubi jalar putih berpotensi mendukung pengelolaan berat badan sebagai bagian dari pola makan yang terkontrol.

Alasan Ubi Cilembu Cocok untuk Program Diet

ilustrasi ubi cilembu/aniestia n/Shutterstock
ilustrasi ubi cilembu/aniestia n/Shutterstock

Ada beberapa alasan kuat mengapa ubi Cilembu direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan untuk menurunkan berat badan. Pertama, indeks glikemik ubi Cilembu yang relatif rendah, terutama jika dikukus atau direbus, membuatnya lebih aman untuk kadar gula darah dibandingkan nasi putih atau roti putih.

Kedua, kandungan serat larut dan tidak larut pada ubi Cilembu berkontribusi pada kesehatan pencernaan dan regulasi nafsu makan. Serat tidak larut sekitar 77% dari total serat ubi jalar membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol gula darah. Cara mengolah ubi Cilembu untuk jaga gula darah menjadi penting agar manfaat ini tetap optimal.

Ketiga, rasa manis alami ubi Cilembu dapat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis tinggi kalori seperti kue atau permen. Ini menjadi strategi psikologis yang efektif untuk menjaga konsistensi diet tanpa merasa terlalu dibatasi.

Sebagaimana diungkapkan Robert H. Shmerling dari Harvard Medical School, dikutip dari Harvard Health Publishing, "Serat dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, yang pada gilirannya dapat membantu mengontrol berat badan." Kandungan serat pada ubi Cilembu dapat memberikan manfaat serupa apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Perbandingan Kalori Ubi Cilembu dengan Sumber Karbohidrat Lain

Perbandingan langsung menunjukkan keunggulan ubi Cilembu sebagai pilihan diet. Dalam porsi 100 gram, ubi Cilembu mengandung sekitar 86-103 kalori, sementara nasi putih mencapai 129-175 kalori. Perbedaan sekitar 30-70 kalori per porsi mungkin terlihat kecil, namun dalam jangka panjang dapat berdampak signifikan pada defisit kalori harian.

Selain perbedaan kalori, ubi Cilembu menawarkan keunggulan nutrisi lain. Nasi putih umumnya memiliki indeks glikemik tinggi dan kandungan serat yang jauh lebih rendah. Ubi Cilembu, dengan serat sekitar 3 gram per 100 gram, memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama dan pencernaan yang lebih sehat.

Berikut perbandingan singkat yang perlu diperhatikan:

  • Ubi Cilembu (100g, kukus/panggang): 86-103 kkal, indeks glikemik sedang-rendah, serat 3g
  • Nasi putih (100g, matang): 129-175 kkal, indeks glikemik tinggi, serat <1g
  • Roti putih (100g): 265 kkal, indeks glikemik tinggi, serat rendah
  • Kentang rebus (100g): 87 kkal, indeks glikemik sedang, serat 1,8g

Dari perbandingan ini, ubi jalar ungu, kuning, putih termasuk Cilembu menunjukkan profil nutrisi yang lebih menguntungkan untuk program penurunan berat badan.

Melansir Mayo Clinic, defisit kalori sekitar 500–1.000 kkal per hari melalui pengaturan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik dapat membantu menurunkan berat badan secara bertahap dan berkelanjutan.

Cara Mengolah Ubi Cilembu Agar Tetap Sehat untuk Diet

Metode pengolahan sangat menentukan apakah ubi Cilembu tetap bagus untuk diet atau justru menjadi sumber kalori berlebih. Pilihan terbaik adalah mengukus atau merebus ubi Cilembu, yang mempertahankan nutrisi dan menjaga indeks glikemik tetap rendah. Alasan kenapa lebih baik mengukus daripada memanggang ubi jalar termasuk meminimalkan pembentukan senyawa akrolein dan menjaga stabilitas gula darah.

Panggang oven tanpa tambahan gula atau mentega masih bisa menjadi pilihan yang dapat diterima. Namun, hindari menggoreng ubi Cilembu atau menambahkan topping berkalori tinggi seperti susu kental manis, keju berlebihan, atau gula tambahan. Praktik ini dapat meningkatkan kalori hingga dua kali lipat dan mengubah profil gizi yang sehat.

Porsi yang tepat juga krusial. Batasi konsumsi ubi Cilembu sekitar 100-150 gram per makan, atau setara dengan satu buah ukuran sedang. Mengganti sepenuhnya nasi dengan ubi Cilembu dalam porsi yang sama dapat dilakukan, namun pastikan tetap ada variasi sumber karbohidrat untuk kecukupan nutrisi.

Kombinasikan ubi Cilembu dengan sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe, serta tambahkan sedikit lemak sehat dari alpukat atau kacang-kacangan. Kombinasi ini menciptakan makanan seimbang yang menjaga kenyang lebih lama dan mendukung pertahanan massa otot selama diet.

Trik sederhana panggang ubi madu Cilembu agar lumer tanpa oven dapat dicoba dengan menggunakan teflon atau panci tertutup dengan api kecil, namus tetap perhatikan porsi dan hindari tambahan pemanis.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ubi Cilembu

Berapa kalori satu buah ubi Cilembu ukuran sedang?

Satu buah ubi Cilembu ukuran sedang dengan berat sekitar 100-150 gram mengandung sekitar 86-155 kalori, tergantung pada metode pengolahannya. Ubi Cilembu yang dikukus atau direbus memiliki kalori lebih rendah dibandingkan yang dipanggang dengan tambahan mentega atau gula.

Apakah ubi Cilembu boleh dimakan setiap hari saat diet?

Ubi Cilembu boleh dikonsumsi setiap hari saat diet, namun dengan catatan porsi terkontrol dan variasi menu. Mengonsumsi satu jenis karbohidrat secara berlebihan tanpa variasi dapat menyebabkan kebosanan dan kecenderungan untuk berhentai dari program diet. Sebaiknya rotasikan dengan sumber karbohidrat kompleks lain seperti kentang, jagung, atau biji-bijian utuh.

Mengapa ubi Cilembu terasa lebih manis setelah disimpan beberapa hari?

Proses penyimpanan ubi Cilembu selama 2-3 minggu setelah panen memungkinkan konversi pati menjadi gula sederhana, yang meningkatkan rasa manis alami. Praktik ini memang umum dilakukan oleh petani Cilembu untuk mendapatkan cita rasa optimal. Bagi yang mengontrol gula darah, konsumsi ubi Cilembu yang baru dipanen atau yang disimpan minimal 2 minggu lebih disarankan untuk indeks glikemik yang lebih stabil. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.