TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua bocah, Hazrin Hujuli dan Alim Piyoke, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam dan hanyut di Sungai Bone, Desa Bulontala, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (1/8/2026).
Sebelum ditemukan meninggal, kedua korban sempat berusaha diselamatkan oleh temannya, Mohamad Eka.
Eka menceritakan detik-detik kejadian tersebut kepada Tribun Gorontalo.
Saat itu, ia bersama lima temannya sedang bermain dan mandi di Sungai Bone seperti biasa.
Baca juga: Breaking News! Bocah Hanyut di Bone Bolango Gorontalo Ditemukan Meninggal
Eka mengatakan, sebelum kejadian dirinya sedang berdiri di atas batu yang berada di sekitar aliran sungai tepatnya di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabuapten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Tiba-tiba, Hazrin dan Alim melompat ke dalam sungai.
Eka menduga kedua temannya tidak bisa berenang.
Sebab, titik tempat keduanya melompat ke sungai memiliki bagian yang cukup dalam.
Melihat Hazrin dan Alim mulai kesulitan di dalam air dan terbawa arus, Eka berinisiatif memberikan pertolongan.
Namun, posisi kedua korban saat itu berada di titik yang berbeda.
Menurut Eka, salah satu korban berada di bagian sungai yang cukup dalam dengan arus yang relatif tenang.
Sementara korban lainnya berada di pusaran air yang memiliki arus lebih deras.
Eka kemudian berusaha menyelamatkan keduanya.
Alim sempat berusaha ditarik Eka menuju tepian sungai.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena Alim disebut tidak bisa berenang.
Di sisi lain, Hazrin sempat menarik kaki Eka ketika meminta pertolongan.
Eka pun berusaha membantu Hazrin dengan mendorong tubuh temannya tersebut ke arah daratan.
Dalam situasi tersebut, Eka mengaku kesulitan karena harus berusaha menyelamatkan dua temannya sekaligus.
Ia bahkan nyaris ikut celaka saat berusaha memberikan pertolongan kepada Hazrin dan Alim.
Eka kemudian berpikir bahwa kedua temannya mungkin sudah mampu berenang sendiri menuju tepian sungai.
Ia pun berusaha mencapai pinggir sungai.
Namun, setelah sampai di tepian dan kembali melihat ke arah sungai, Eka sudah tidak menemukan kedua temannya.
Hazrin dan Alim kemudian dinyatakan hanyut di Sungai Bone.
Tim SAR gabungan bersama warga selanjutnya melakukan pencarian terhadap kedua korban.
Informasi mengenai dua bocah yang hanyut tersebut juga sempat beredar di media sosial Facebook.
Sejumlah akun warga mengunggah kabar kejadian itu dan meminta doa agar kedua korban segera ditemukan.
Setelah dilakukan pencarian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca juga: Istri Pria yang Dikeroyok karena Curi Ayam Akui Suaminya Tak Pernah Mencuri, Padahal Residivis
Alim Piyoke, siswa kelas IX SMP, ditemukan pertama kali dengan posisi berada di pinggir sungai.
Sementara Hazrin Hujuli yang merupakan siswa kelas VIII SMP ditemukan sekitar pukul 16.30 Wita dan berada di tengah sungai.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Gorontalo sebelumnya membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com melalui WhatsApp, Sabtu (1/8/2026) sore.
"Iya benar. Tim tadi sudah di lokasi," ujarnya.
Ia kemudian memastikan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.
"Korban sudah ditemukan. Meninggal," katanya. (*)