Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Lumpuhkan 2 Anggota KKB Papua Saat Evakuasi Jasad Warga
Christoper Desmawangga August 02, 2026 10:19 AM

Pasukan Operasi Khusus (Habema) TNI berhasil melumpuhkan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam kontak senjata di wilayah Kali Fis, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Kontak tembak tersebut pecah saat personel TNI hendak melakukan penangkapan sekaligus mengevakuasi jasad warga sipil bernama Teina Alya yang tewas ditembak kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

Panglima Komando Operasi Khusus (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, mengonfirmasi peristiwa penyerangan tersebut terjadi usai tim berhasil melacak keberadaan jasad korban yang dibuang ke dalam lembah curam sedalam 50 meter.

“Pasukan Koops TNI Habema diberondong peluru tajam oleh 10 Anggota KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka, saat hendak menangkap mereka di wilayah Kali Fis Komplek Kabupaten Yahukimo Papua Pegunungan,” kata Yudha dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Kronologi Kontak Senjata dan Evakuasi Jasad Korban

Kelompok KKB yang dilengkapi senjata api otomatis serta body vest sempat melancarkan tembakan beruntun ke arah pasukan TNI.

Merespons ancaman tersebut, Pasukan Habema melakukan tindakan tegas terukur hingga menewaskan dua anggota kelompok separatis.

Satu jasad anggota KKB ditinggalkan di lokasi kejadian oleh kelompoknya, sementara body vest dan senjata milik pelaku lainnya dibawa kabur oleh rekan-rekan mereka.

Usai mengamankan situasi lokasi, tim TNI mengevakuasi jenazah Teina Alya dari dasar lembah terjal menggunakan teknik rappelling guna mengantisipasi potensi serangan susulan.

Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Dekai Yahukimo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara adat.

Atas keberhasilan serta keberanian personel di lapangan, Mayjen TNI Yudha Airlangga memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Saya mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa Pasukan Habema yang tak kenal lelah, melangkah lebih dalam ke belantara rimba, menyebrang sungai serta menapak terjal dan curamnya medan, dalam operasi evakuasi dan perburuan KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka,” ujar Yudha.

Mayjen TNI Yudha Airlangga mengecam keras berbagai aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok KKB terhadap masyarakat sipil maupun fasilitas umum di tanah Papua.

Ia menyoroti serangkaian aksi pembakaran sekolah, tempat ibadah, perampasan harta benda, tindak kekerasan terhadap tenaga kesehatan, hingga pembantaian terhadap warga lokal.

“Bersama Rakyat Papua, masyarakat dan umat manusia dunia, TNI akan melawan dan menuntaskan kelompok separatis yang telah menistakan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, agama, budaya dan adat kita, agar kedamaian, kemakmuran dan kesejahteraan dapat terwujud dan dirasakan segenap bangsa di Bumi Cendrawasih, tanah suci di ufuk timur NKRI,” tegas Yudha. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.