TRIBUNMANADO.COM, BITUNG - Jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diselenggarakan pada 27-31 Agustus 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) tengah bersiap menyambut hajatan tersebut.
Menurut Ketua PCNU Kota Bitung, H Narto Pakaya, muktamar NU dijadwalkan diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27–31 Agustus 2026.
"Sikap PCNU Kota Bitung adalah menyambut muktamar ini dengan semangat, kawal dengan kerja nyata," kata Narto saat dihubungi Tribun Manado, Minggu (2/8/2026).
Narto menegaskan bahwa NU hadir bukan untuk berebut kuasa, tapi untuk mengabdi.
"Hubbul wathon minal iman, kita jaga marwah NU sebagai jam’iyah yang merawat tradisi, mencerahkan bangsa, dan meneguhkan NKRI. Bismillah, sukseskan Muktamar NU 2026," tambahnya.
Siapapun yang terpilih, PCNU Kota Bitung siap menjadi mitra strategis dan siap mengabdi.
Ia berharap, orang yang terpilih sebagai Ketua NU adalah yang paling amanah, tawadhu, dan paling cinta kepada Nahdlatul Ulama dan Indonesia.
Berdasarkan penelusuran Tribun Manado, agenda utama perhelatan akbar ini mencakup pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais 'Aam, konsolidasi organisasi, serta pembahasan isu-isu keagamaan nasional dan internasional.
Muktamar bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan.
Ini adalah ruang ijtihad jama’ah untuk menjawab tantangan umat: mulai dari pendidikan, ekonomi umat, digitalisasi dakwah, hingga penguatan moderasi beragama.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin disambut hadrah serta tarian perang suku Minahasa saat tiba di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Sulut, Minggu (2/8/2026).
Kedatangan Addin untuk menghadiri Pelantikan dan Muskerwil PW GP Ansor Sulut di tempat tersebut.
Suasana penuh toleransi dan moderasi ini membuat.
Addin senang.
Apalagi Hadrah juga menyanyikan lagu Kota Manado dalam suasana ala timur tengah dengan tepukan rebana.
Sebelum memasuki ruangan, ia disambut para perempuan berpakaian adat.
Sebuah topi adat dipasang di kepalanya.
Berwarna merah, topi itu sangat serasi dengan kamejanya yang berwarna hijau.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat Alquran.
Baca juga: Gempa Bumi di Sumut Minggu 2 Agustus 2026, Info BMKG Magnitudo dan Lokasinya
Baca juga: Hadiri Pelantikan Ansor Sulut, Ketum GP Addin Jauharudin Disambut Hadrah dan Tarian Perang Minahasa
Setelah itu diadakan pelantikan pengurus wilayah gerakan pemuda Ansor Sulut masa 2026 - 2029 serta pelantikan pengurus wilayah gerakan pemuda Ansor cabang se Sulut.
Sekjen GP Ansor Rifqi Al Mubarok memimpin pelantikan.
Dalam sambutannya, Addin menyebut Ansor bukan hanya hadir untuk Ansor.
"Kita punya mandat besar untuk bangsa ini," kata dia.
Ia meminta semua kader mempertahankan ruh serta nafas Ansor yakni kebersamaan dan moderasi beragama.
Ungkap dia, tantangan Ansor dewasa ini cukup kompleks.
"Pertanyaannya adalah apakah Ansor relevan bagi anak muda, untuk itu organisasi ini harus bernafas searah pembangunan daerah serta kebutuhan anak muda," ujar dia.
Dirinya juga menyentil tentang ekonomi saat ini yang sulit.
Menurut dia, Ansor terpanggil bergotong royong untuk melakukan sesuatu.
"Bukan memperkeruh suasana tapi bergotong royong untuk melakukan sesuatu di kampung kampung
untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi," katanya.
Ketua wilayah GP Ansor Sulut Hamri Mokoagow menyatakan siap melanjutkan apa yang telah dirintis
pemimpin sebelumnya.
Sementara Ketua Dewan Penasehat Yusra Alhabsy percaya dengan kemampuan pemimpin baru untuk menahkodai Ansor Sulut ke depan.(*)
(Tribunmanado.com/Christian Wayongkere/Arthur Rompis)