Polisi Buru Pengemudi Agya Ugal-ugalan di Semarang, Sempat Dikepung Warga di Gerbang Tol Krapyak
Rustam Aji August 03, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Aksi kejar-kejaran menegangkan antara belasan pemotor dengan sebuah mobil Toyota Agya bernomor polisi H 1648 UN mendadak viral di media sosial. 

Mobil yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi tabrak lari di kawasan Semarang tersebut sempat terhenti usai dikepung warga di Gerbang Tol Krapyak, Sabtu (1/8/2026) malam, sebelum akhirnya melarikan diri kembali.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang kini bergerak cepat memburu keberadaan pengemudi mobil Agya kabur tersebut yang meresahkan para pengguna jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, membenarkan bahwa pengemudi kendaraan roda empat itu nekat meloloskan diri meski telah dikepung belasan warga dan petugas jalan tol di gerbang tol.

"Kami memonitor kejadian tersebut. Iya, (pengemudi) kabur. Masih kita cari keberadaan mobilnya dan masih kita lidik," tegas AKP Untung saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026) petang.

Kronologi Pengejaran dan Bumper Terlepas

Berdasarkan rekaman video yang beredar di platform media sosial, insiden dugaan aksi ugal-ugalan ini bermula dari kawasan BSB Mijen. Mobil Toyota Agya berwarna abu-abu itu diduga melaju liar hingga menyenggol sejumlah pengendara lain.

Baca juga: Viral Pagar Hijau Pakuwon Mall Solo Baru, Mal Lain Pilih Tetap Terbuka

Melihat pengemudi tak menepi, puluhan pemotor lantas melakukan pengejaran sambil membunyikan klakson dan berteriak dari arah Ngaliyan, Jalan Walisongo, hingga mengejar kendaraan tersebut masuk ke akses Gerbang Tol Krapyak.

Kondisi mobil Agya abu-abu itu tampak rusak parah saat melaju kencang. Bagian bumper belakang terlihat penyok hingga terlepas dan terseret di atas aspal jalan, sementara kaca bagian belakang kendaraan tampak retak.

Dikepung Warga di Gerbang Tol Krapyak

Pelarian pengemudi sempat terhenti sejenak ketika sampai di Gerbang Tol Krapyak. Belasan pemotor langsung mengerubungi kendaraan, menggedor bodi serta jendela mobil, dan memaksa pengemudi keluar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Meski petugas jalan tol berada di lokasi untuk mengamankan situasi, pengemudi mobil Agya secara nekat kembali menancap gas dan lolos dari barikade warga.

Saat ini pihak Kepolisian Resor Kota Besar Semarang masih mengumpulkan keterangan saksi mata, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), serta menelusuri identitas pemilik kendaraan berpelat H 1648 UN tersebut. Polisi juga belum merinci total jumlah korban maupun kerugian material akibat dugaan tindak tabrak lari Semarang ini. (rez)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.