Alejandro Garnacho mengungkapkan perasaannya setelah melakukan debutnya yang sangat dinantikan bersama Aston Villa, sebuah pernyataan yang oleh sebagian orang ditafsirkan sebagai sindiran terhadap klub induknya, Chelsea.
Pemain sayap berusia 22 tahun itu bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman selama satu musim yang konon mencakup klausul kewajiban pembelian bersyarat senilai 43 juta pound berdasarkan jumlah penampilan yang ia lakukan.
Garnacho menjalani karier yang mengecewakan di Chelsea musim lalu.
Ia mencetak delapan gol dalam 43 penampilan setelah kepindahannya senilai 40 juta pound dari Manchester United, tetapi kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.
Tak lama setelah kepindahannya yang terbaru diresmikan, Garnacho memberikan wawasan menarik tentang pola pikirnya.
"Saya rasa saya mencari klub untuk mendapatkan kepercayaan diri, dan mencoba menjadi pemain seperti saya beberapa tahun lalu, sejak tahun-tahun pertama saya di (Manchester) United," katanya setelah ditanya apa yang membuatnya tertarik bergabung dengan Aston Villa.
Pada Sabtu (1/8/2026), Garnacho melakukan penampilan pertamanya untuk Aston Villa saat mereka memulai tur pramusim di Asia.
Aston Villa menang 3-1 atas Indonesia All Stars berkat gol-gol dari Emi Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo.
Pemain asal Argentina itu, yang bermain selama 45 menit sebelum digantikan pada babak pertama, ditempatkan di sayap kiri.
Sehari setelah pertandingan itu, Garnacho menggunakan Instagram Story untuk berbicara tentang penampilan pertamanya bersama Aston Villa.
Bersama dengan gambar dari pertandingan tersebut, ia menulis sebuah pesan yang oleh sebagian orang ditafsirkan sebagai sindiran terhadap Chelsea.
"Sampai jumpa di Bangkok (Thailand)," tulisnya.
"Awal pertandingan pertama setelah tiga bulan. Senang bisa menikmati sepak bola lagi. Satu persen setiap hari. Terima kasih Indonesia."
Seorang penggemar Villa mengomentari unggahan tersebut, mengatakan: "Reaksi yang bagus darinya. Bersyukur atas kesempatan ini dan menyadari tantangan yang akan dihadapinya untuk kembali ke performa terbaiknya."
Sementara seorang pendukung Chelsea menulis: "Perasaan itu saling timbal balik."
Garnacho berharap dapat meningkatkan produktivitasnya dalam beberapa bulan mendatang.
Musim lalu, ia hanya mencetak satu gol dalam 24 penampilan di Liga Inggris untuk Chelsea.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, jelas percaya bahwa pemain Argentina itu mampu memberikan hasil yang baik.
"Dia sangat berbakat, masih muda, dan dia menunjukkan kepada kami keinginannya untuk membantu proyek kami. Kami sangat senang," kata Emery, yang memimpin klub meraih kemenangan di Liga Europa musim lalu.
Ketika ditanya tentang kesempatan untuk bekerja sama dengan Emery dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Aston Villa, Garnacho memberikan respons.
"Tentu saja, saya sudah berbicara dengan Unai sebelum datang ke sini," katanya.
"Dia memberi saya kepercayaan diri, jadi itulah mengapa saya di sini."
Pemain sayap itu berharap bisa lebih sering tampil dalam beberapa hari mendatang.
Aston Villa selanjutnya akan menghadapi BG Pathum United pada hari Selasa (4 Agustus) sebelum melawan Bayern Muenchen (7 Agustus), PSG (12 Agustus) dan Borussia Moenchengladbach (15 Agustus).