WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya (32) menemukan titik terang.
Setelah mendapat konfirmasi dari Jesslyn Wijaya melalui video, polisi menyimpulkan dugaan penjemputan paksa Jesslyn tak dikategorikan sebagai penculikan.
Dengan tidak ditemukannya tindakan pidana, polisi akan menghentikan penyelidikan yang laporannya sudah dicabut sejak lama.
Setelah melakukan penyelidikan selama dua pekan, polisi menyimpulkan peristiwa hilangnya Jesslyn Wijaya tidak termasuk penculikan.
Baca juga: Fakta Baru Kasus Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Mulai Terungkap, Diduga Ada Konflik Keluarga
Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, Jesslyn Wijaya ikut keluarganya ke luar negeri atas kesadaran sendiri.
"Bukan kasus penculikan, saat ini yang bersangkutan berada di luar negeri atas kemauan sendiri, itu disampaikan langsung oleh Jesslyn," kata Roby pada Kompas.com melalui WhatsApp, Minggu (2/8/2026).
Atas konfirmasi itu, polisi memproses langkah penghentian penyelidikan, dengan melakukan gelar perkara.
Berdasarkan hasil penyelidikan, empat orang yang disebut menjemput Jesslyn Wijaya adalah orang suruhan ibunya.
Baca juga: Fakta-fakta Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, CCTV Rusak hingga Terdeteksi di Jakarta
Peristiwa itu diduga karena ada konflik keluarga setelah hubungan asmara Jesslyn Wijaya dan pacarnya tidak direstui oleh orang tuanya.
"Dugaan sementara karena ada masalah internal keluarga, ketidaksetujuan atas hubungan Jesslyn dengan pacarnya," ujar Roby.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan seorang berinisial NAH (37), yang merupakan teman Jesslyn Wijaya, yang khawatir karena temannya tidak dapat dihubungi.
Laporan dugaan penculikan ini teregistrasi dalam nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal Kamis (16/7/2026).
Baca juga: Mencekam! Atlet Golf Nasional Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Sekelompok Pria di Restoran
Berselang tiga hari kemudian, NAH tiba-tiba mencabut laporannya dengan alasan bukan keluarga Jesslyn dan tidak melihat peristiwa penculikan secara langsung.
Namun saat itu penyelidikan masih dilakukan untuk mencari tahu ada atau tidaknya tindak pidana yang terlibat.
Dugaan penculikan bermula saat Jesslyn Wijaya menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat pada Minggu (13/7/2026) malam.
Saat itu calon suaminya, Evan (37), mengantarkan Jesslyn Wijaya ke sana sekitar pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Periksa Saksi dan CCTV, Polisi Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
Dua jam kemudian, Evan kembali ke restoran karena pesannya tak kunjung dibalas lagi oleh Jesslyn.
Namun saat itu ia tak lagi menemukannya dan Evan bertanya pada karyawan di restoran itu.
Menurut karyawan, Jesslyn Wijaya dibawa paksa oleh empat pria bertubuh besar sesaat sebelum acara dimulai pukul 19.30 WIB.
Jesslyn tercatat meninggalkan Indonesia melalui Semarang, ke Malaysia, hingga Thailand.
"Tanggal 14 (Juli) yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia ke Kuala Lumpur bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga," kata Roby.
Menurut penelusuran kepolisian, Jesslyn Wijaya pergi ke Malaysia bersama dua orang lainnya yang kemudian diketahui sebagai ibu dan tantenya.
Sumber: Kompas.com