Gisel dan Gading Marten dapat Jempol dari Komnas Anak, Kekompakan Usai Cerai Tuai Pujian
Achmad Maudhody August 03, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gisel dan Gading Marten dapat jempol dari Komnas Anak, kekompakan usai cerai tuai pujian.

Tujuh tahun lebih sudah dilalui penyanyi Gisella Anastasia dan aktor Gading Marten sejak perceraian mereka pada Januari 2019.

Selama bertahun-tahun bercerai, tak pernah mencuat adanya konflik serius antara Gisel dan Gading.

Keduanya bahkan nampak selalu kompak menyangkut urusan anak semata wayang mereka, Gempi.

Keduanya memang sudah sepakat sejak dulu memutuskan untuk menjalankan pola co-parenting, sehingga tak mempersoalkan terkait hak asuh seperti banyak mantan pasangan artis lain.

Tak sekadar akur, Gisel dan Gading juga beberapa kali berlibur bersama demi sang buah hati.

Kekompakan Gisel dan Gading ini bahkan mendapat acungan jempol dari Komnas Anak saat ibu satu anak itu menghadiri suatu acara parenting di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Dapat pujian demikian, Gisel lantas membuka rahasia di balik kekompakannya dengan Gading.

Gisel mengaku Ia dan Gading berupaya keras menekan ego masing-masing.

"Soalnya kita berdua emang enggak pakai ego. Mau ngapain pakai ego, di bagian mananya egonya mau dipakai. Yang penting kan anak itu nomor satu," kata Gisel di kawasan Jakarta Barat, dikutip dari Grid.id, Minggu (2/8/2026).

Menurut pelantun lagu Cara Lupakanmu ini, ujian yang sesungguhnya justru ada pada sudut pandang dan perasaan pasangan baru masing-masing pihak. Bagi pasangan baru, melihat kekompakan mantan suami istri bukanlah hal yang wajar dan mudah untuk diterima.

"Semua yang sebenarnya susah bukan kitanya lagi, kayaknya yang lebih susah pasangan-pasangan masing-masing kalau ada, punya pasangan. Yang mungkin mungkin enggak terlalu umum buat orang-orang," jelas Gisel.

Kendati demikian, Gisel bersyukur karena sejauh ini dinamika hubungan tersebut masih berjalan dengan harmonis.

"Cuman ya ini selama semuanya disikapi dengan dewasa, selalu ada pengertian yang besar harusnya bisa," tambahnya.

Lebih lanjut, wanita berusia 35 tahun ini juga menekankan bahwa kunci utama dari keberhasilan co-parenting adalah tingkat kedewasaan. Hal itu harus dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat.

"Harus dewasa aja kayaknya semua. Jadi bukan masalah, yaitu tadi kalau itu ego-egonya mungkin dibuang. Lebih dewasa aja. Berpikirnya tuh lebih banyak pengertian," tandas Gisel.

Baca juga: Kekhawatiran Ruben Onsu Jika Kelak Rebut Hak Asuh dari Sarwendah, Sentil Kondisi 2 Anak Perempuannya

Sebagai informasi, Gisella Anastasia dan Gading Marten sempat menikah di Uluwatu, Bali, pada 14 September 2013 silam. Dari pernikahan harmonis tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Gempita Nora Marten yang lahir pada Januari 2015.

Meski biduk rumah tangga yang dibina selama lebih dari lima tahun tersebut akhirnya harus berujung pada perceraian resmi pada Januari 2019, keduanya tetap memegang komitmen untuk saling merangkul sebagai orang tua terbaik demi masa depan Gempi.

Fleksibel Batasan Screen Time Gempi

Penyanyi Gisella Anastasia berbagi cerita soal pola asuh pada putri tunggalnya, Gempita Nora Marten. Hadir dalam sebuah acara yang mengulas pola asuh anak di era digital, Gisel tampil kompak bersama Gempi dalam balutan busana bernuansa merah muda.

"Soalnya hari ini kan kita ngebahas soal hari anak kan. Iya, memperingati Hari Anak minggu lalu. Jadi ya untuk seru-seruan aja," kata Gisella Anastasia di kawasan Jakarta Barat, dikutip dari Grid.id, Minggu (2/8/2026).

Ibu satu anak ini tak menampik bahwa isu teknologi dan anak merupakan pembahasan yang krusial. Gisel mengaku, dirinya kerap dibuat pusing saat harus mengatur durasi Gempi bermain gadget.

"Tadi ngobrol-ngobrol soal pentingnya digital dan juga teknologi buat anak. Untuk anak-anakan kita suka pusing karena membatasi waktu screen time, tapi sebenarnya juga tetap diperlukan," ungkap Gisel.

Menurut mantan istri Gading Marten tersebut, menutup akses anak dari dunia digital secara total bukanlah solusi yang tepat di era serba modern ini. Bagi Gisel, tantangan terbesarnya adalah saat orang tua bisa membatasi tanpa membuat anak merasa terkekang.

"Jadi gimana buat mengimbanginya gitu," tambah Gisel.

Lebih lanjut, pelantun lagu Cara Lupakanmu ini menyadari bahwa tidak ada rumus pasti dalam mendidik anak di tengah gempuran teknologi. Menurutnya, proses mendidik anak sebagai perjalanan panjang.

"Walaupun sebenarnya memang parenting itu sesuatu yang susah-susah gampang. Ya, memang memang banyak challenging-nya dan selalu perlu trial and error," ucap Gisel.

Kendati harus menghadapi berbagai tantangan mengasuh anak di era digital, Gisel menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti. Ia akan selalu mengevaluasi diri demi memberikan pola asuh terbaik untuk sang buah hati.

"Tapi aku selalu berusaha untuk apa adanya, selalu berusaha untuk kasih yang terbaik, belajar terus sih," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.