TRIBUNNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi menargetkan meraih akreditasi Unggul pada tahun 2027.
Untuk mewujudkan target tersebut, kampus menggelar Baitul Arqam bagi 84 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) selama tiga hari dua malam, mulai Jumat (31/7/2026) hingga Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK).
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini membekali peserta dengan materi keislaman, kemuhammadiyahan, kepemimpinan, serta etika kerja berbasis nilai-nilai Persyarikatan.
Pembinaan dirancang untuk menyelaraskan visi civitas akademika dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM).
Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi, Hendra Kurniawan mengatakan, Baitul Arqam bukan sekadar agenda rutin.
Melainkan fondasi penting dalam membangun iklim akademik dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) yang kokoh demi menyongsong masa depan kampus.
"Kegiatan ini merupakan langkah konkret kesiapan kampus menuju akreditasi Unggul pada tahun 2027."
"Kami berharap Baitul Arqam ini membawa spirit dan atmosfer baru bagi seluruh elemen dosen dan tendik untuk terus bergerak bersama mewujudkan cita-cita UM Jambi Unggul," ujar Hendra saat penutupan kegiatan Baitul Arqam.
Baca juga: Akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta Usul Bentuk Lembaga Baru Kelola Aset Hasil Korupsi
Sementara itu, Master of Training (MoT) dari MPKSDI PP Muhammadiyah, Bambang Irawan, mengapresiasi antusiasme seluruh peserta selama mengikuti pelatihan.
"Baitul Arqam adalah momentum untuk menyatukan langkah, niatan, dan mimpi dalam mewujudkan cita mulia membangun masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sebagaimana visi Persyarikatan Muhammadiyah," ungkap Bambang yang juga akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Melalui kegiatan tersebut, UM Jambi berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki kompetensi, karakter, dan kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga target akreditasi Unggul pada 2027 dapat tercapai. (*)