TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peran asuransi digital kini makin dibutuhkan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan diri.
Hal ini karena masyarakat saat ini tidak hanya mencari produk proteksi yang lengkap, tapi juga ekosistem layanan yang transparan, mudah diakses, dan andal dalam mendampingi setiap kebutuhan perencanaan finansial mereka.
Di bisnis asuransi digital, broker asuransi bertindak sebagai perantara berbasis teknologi yang mewakili nasabah untuk membandingkan polis, memberikan konsultasi risiko, dan membantu proses klaim secara online.
Baca juga: PP Nomor 24/2026 Terbit, Asuransi Pengangkutan dan Kredit Siap Panen Premi
Terkait fungsi utamanya menyediakan data pembanding polis digital, nasabah bisa melihat dan membandingkan harga polis asuransi digital yang akan dibelinya, serta manfaat berbagai produk asuransi lewat aplikasi atau situs web.
Sementara, terkait dengan perannya sebagai konsultan risiko, broker asuransi digital berperan menganalisis kebutuhan perlindungan nasabah secara mandiri tanpa memihak pada satu perusahaan asuransi tertentu.
Platform digital yang dikelola broker asuransi digital memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, mulai dari memproses pembelian polis dan pembayaran premi secara cepat dan otomatis secara digital.
Broker asuransi digital juga berperan dalam memberikan pendampingan saat nasabah yang membeli polis di platformnya, dalam mengajukan klaim.
Antara lain, membantu nasabah dalam mengurus dokumen dan mempercepat proses pengajuan klaim saat terjadi risiko.
“Sebagai perusahaan pialang asuransi, Cermati Protect akan terus berupaya membangun ekosistem yang inklusif dan komprehensif untuk menjembatani kebutuhan proteksi masyarakat," ujar Juanri, VP of Insurance Cermati Protect, salah satu perusahaan broker asuransi dikutip Senin, 3 Agustus 2026.
Hal ini diwujudkan dengan terus melakukan perbaikan kualitas layanan berbasis teknologi, perluasan kolaborasi dengan mitra penanggung asuransi terkemuka, hingga diversifikasi jangkauan perlindungan.
Ke depannya, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dalam ekosistem digitalnya demi mendukung percepatan inklusi dan literasi asuransi nasional secara sehat.
Juanri menambahkan, baru-baru ini pihaknya meraih peringkat ke-4 dari 20 perusahaan pialang asuransi nasional di ajang “Insurance Market Leaders Award 2026” pada kategori Insurance Broker Nation Market Leaders 2026, berdasarkan riset yang dilakukan Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA).
Perusahaan diannggap berhasil dalam menjaga pertumbuhan performa yang sehat, sekaligus konsistensi dalam memperluas jangkauan akses asuransi digital yang aman dan terpercaya bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
"Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memastikan setiap lapisan masyarakat bisa memilih dan mengakses perlindungan asuransi secara tepat dengan mudah," ungkap Juanri.