Duka Pangeran William Lepas Kepergian Nims Dai: Dia Pendaki Terhebat Dalam Sejarah
GH News August 03, 2026 03:10 PM
Jakarta -

Pangeran William menyampaikan duka mendalam atas kepergian Nirmal Purja atau Nims Dai. Dia menyebut manusia super itu sebagai sebagai pendaki terhebat sepanjang sejarah.

Purja tewas saat memimpin ekspedisi di Broad Peak, Pakistan. Longsoran salju terjadi pada Kamis (30/7/2026) siang waktu setempat ketika Nims memimpin tim beranggotakan 10 orang di Broad Peak, gunung setinggi 8.051 mdpl di Pegunungan Karakoram.

Perusahaan ekspedisi yang didirikan Purja, Elite Exped, mengonfirmasi dia meninggal dunia dalam insiden tersebut. Alpine Club of Pakistan pun menyebut tidak ada anggota tim yang selamat.

Dikutip dari , Senin (3/8/2026) lewat akun X, Pangeran William mengenang Purja sebagai sosok yang berjasa besar bagi pendakian dunia. Menurutnya, Purja yang juga mantan anggota pasukan khusus Inggris itu turut mengangkat nama para pendaki Nepal di mata internasional.

"Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Nirmal Purja dan mereka yang kehilangan nyawa dalam longsoran salju di Broad Peak. Nims mengabdi dengan penuh dedikasi di Angkatan Bersenjata Inggris sebelum menjadi salah satu pendaki terbaik dunia yang mengangkat nama para pendaki Nepal," kata Pangeran William.

"Semangatnya mengejar hal-hal yang tampak mustahil, dipadukan dengan kerendahan hati dan kepeduliannya terhadap sesama, menjadikannya sosok yang benar-benar istimewa. Pikiran saya bersama keluarganya dan keluarga seluruh korban," dia menambahkan.

Elite Exped juga menyampaikan duka cita atas kepergian Purja. Perusahaan itu memastikan dua rekan pendaki sekaligus pemandu gunung, Pur Bahadur Gurung atau Yukta dan Nima Sherpa, turut menjadi korban.

Pendaki Nirmal Purja meninggal saat mendaki Broad Peaks, PakistanNirmal Purja. (Instagram/@nimsdai)

"Hari ini kami tidak hanya berduka atas kepergian Nims, tetapi juga setiap nyawa yang hilang dalam tragedi ini. Doa dan belasungkawa kami sampaikan kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih mereka. Tidak ada kata-kata yang dapat menghapus rasa kehilangan yang begitu besar," keterangan Elite Exped.

Broad Peak merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia. Jalur pendakiannya dikenal memiliki tingkat risiko tinggi karena ancaman longsoran salju, runtuhan es dan batu, ketinggian ekstrem, serta cuaca yang berubah dengan cepat.

Tim penyelamat sebelumnya sempat menemukan empat jenazah, termasuk pendaki asal Oman Nadhira Al Harthy dan pendaki Nepal Pur Bahadur Gurung.

Nims merupakan pendaki kelahiran Nepal yang kemudian menjadi warga negara Inggris. Namanya dikenal luas setelah berhasil mendaki 14 gunung berketinggian di atas 8.000 meter hanya dalam enam bulan pada 2019.

Pencapaian itu diangkat dalam film dokumenter Netflix . Ia juga pernah tampil dalam dokumenter Disney+ saat membantu pencarian jasad Michael Matthews yang hilang di Gunung Everest pada 1999.

Sebelum menjadi pendaki profesional, Nims mengabdi selama 16 tahun di militer Inggris dan menjadi prajurit Gurkha pertama yang bergabung dengan Special Boat Service (SBS).

Dan pada 2018, ia menerima penghargaan Member of the Order of the British Empire (MBE) dari mendiang Ratu Elizabeth II atas jasanya di dunia pendakian ekstrem. Ia juga mencatatkan 18 rekor Guinness World Records untuk prestasi pendakian gunungnya.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.