Kolaborasi Tribun Jambi dan Universitas Terbuka, Siap Sukseskan Program Pendidikan
Heri Prihartono August 03, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Tribun Jambi melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan Universitas Terbuka (UT) Daerah Jambi, Senin (3/8/2026).

Rombongan Tribun Jambi dipimpin Pimpinan Tribun Jambi Yosso Muliawan, didampingi Manajer Liputan Jariyanto, Bisnis Manajer Hasnul Bakri, Reporter M. Yon Rinaldi, serta Marketing Joni Kurniawan.

Kedatangan rombongan disambut Direktur Universitas Terbuka Daerah Jambi Periode XIV Rahmaddian, S.E., M.M., bersama Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian Achmad Syifqi, S.Kom., M.Kom.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama yang selama ini telah terjalin, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.

Direktur UT Daerah Jambi, Rahmaddian, mengatakan media memiliki peran penting sebagai gerbang informasi bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan media harus terus dibangun.

"Media merupakan gerbang informasi. Karena itu kami terus menjalin komunikasi dan berkolaborasi dengan media, salah satunya Tribun Jambi," ujarnya.

Rahmaddian mengatakan, UT dan Tribun Jambi telah beberapa kali bekerja sama dalam berbagai kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, saat ini menjadi momentum yang tepat untuk kembali mempererat sinergi tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini Universitas Terbuka memiliki sekitar 13 ribu mahasiswa di Provinsi Jambi dan lebih dari 700 ribu mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rahmaddian juga meluruskan anggapan masyarakat yang selama ini menyebut UT sebagai universitas online.

Menurutnya, Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, sedangkan pembelajaran daring hanya menjadi salah satu metode yang digunakan.

"UT bukan universitas online, tetapi universitas dengan konsep pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran daring hanya salah satu metodenya," katanya.

Ia menjelaskan, banyak mahasiswa UT berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum memiliki akses internet memadai.

Karena itu, konsep yang diterapkan UT adalah menghadirkan layanan pendidikan kepada mahasiswa, bukan sebaliknya.

"Konsep UT itu bukan mahasiswa yang mendatangi kampus, tetapi kampus yang mendatangi mahasiswa," ujarnya.

Sebagai contoh, untuk pelaksanaan ujian di daerah yang belum memiliki jaringan internet, UT bekerja sama dengan sekolah-sekolah setempat agar mahasiswa tetap dapat mengikuti ujian tanpa harus datang ke kota.

Rahmaddian menambahkan, saat ini Universitas Terbuka memiliki empat fakultas dengan 44 program studi. Program studi yang paling banyak diminati mahasiswa di antaranya Manajemen, Hukum, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Sementara itu, Pimpinan Tribun Jambi, Yosso Muliawan, menyambut baik peluang kerja sama tersebut.

Ia menegaskan Tribun Jambi siap mendukung berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan Universitas Terbuka di Jambi.

"Kami siap berkolaborasi dengan UT, bahkan lebih erat lagi. Dulu kita pernah mengelola event bersama UT. Ke depan kami siap menyukseskan berbagai kegiatan dan program UT di Jambi," kata Yosso.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.

(Tribunjambi.com/M. Yon Rinaldi)

Baca juga: Terima Kunjungan Tribun Jambi, Ketua MUI Tekankan Kolaborasi Ulama dan Media

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.