Lewat Dosen Pulang Kampung, IPB dan Mahasiswa Tanzania Berbagi Inovasi Pengolahan Ikan Nila di Bogor
Tsaniyah Faidah August 03, 2026 07:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim Dosen Pulang Kampung (DPK) IPB University Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dengan mengusung tema "Penguatan Ketahanan Gizi Rumah Tangga melalui Pelatihan Pengolahan Produk Berbasis Surimi bagi Kader Posyandu Desa Bojongrangkas."

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mengolah ikan nila menjadi produk pangan bergizi, aman, dan bernilai tambah guna mendukung ketahanan gizi keluarga.

Kegiatan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Joko Santoso, M.Si. bersama tim dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan IPB University, yakni Prof. Dr. Ir. Wini Trilaksani, M.Sc., Prof. Dr. Eng. Uju, S.Pi., M.Si., Dr. Wahyu Ramadhan, S.Pi., M.Si., dan Cahyuning Isnaini, S.Gz., M.Sc.

Program ini juga melibatkan mahasiswa IPB University asal TanzaniaAbdullaSuleiman Omar (Program Magister), Rafi Pranajadan Nur Azizah (Program Sarjana ) dan, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis kolaborasi global.

Sebanyak 30 kader Posyandu Mawar Desa Bojongrangkasmengikuti rangkaian pelatihan yang meliputi edukasi gizi keluarga, penanganan ikan yang baik, pembuatan surimi, hingga praktik mengolah surimi ikan nila menjadi bakso, nugget, dan otak-otak.

Produk-produk tersebut dipilih karena mudah dibuat, memiliki kandungan protein tinggi, disukai berbagai kelompok usia, serta berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan.

Ketua Tim Dosen Pulang Kampung, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari hilirisasi hasil riset IPB University agar inovasi yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

"Melalui pelatihan pengolahan surimi ikan nila, kami ingin meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam menyediakan pangan bergizi sekaligus membuka peluang usaha berbasis olahan ikan. Harapannya, inovasi hasil riset IPB ini dapat memperkuat ketahanan gizi rumah tangga, meningkatkan konsumsi protein ikan, dan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia," ujar Prof. Joko Santoso.

Selain memperoleh materi mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan surimi, teknik pengolahan ikan yang baik, serta praktik menghasilkan produk olahan yang memiliki cita rasa, tekstur, dan nilai jual yang baik.

Kehadiran mahasiswa asal Tanzania turut memperkaya proses pembelajaran melalui kolaborasi lintas budaya dan pertukaran pengalaman dalam pengembangan pangan berbasis sumber daya perikanan.

Sementara itu, Kepala Desa Bojongrangkas, H. IdingHabudin, B.A., menyampaikan apresiasi kepada IPB University atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya, baik untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga maupun mengembangkan usaha olahan ikan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Program ini tidak hanya memberikan dampak di tingkat desa, tetapi juga mendukung berbagai agenda pembangunan nasional.

Peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Di sisi lain, pemanfaatan ikan nila menjadi produk berbasis surimi mampu meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan air tawar, memperluas peluang usaha mikro dan kecil, serta mendorong tumbuhnya industri pengolahan hasil perikanan berbasis masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.