SOSOK Adnan Nota Kakanwil Kemenag Sulbar Tumbuh dan Besar di Lingkungan Nahdlatul Ulama
Ilham Mulyawan August 03, 2026 07:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Nama Dr H Adnan Nota, M.A, tidak asing lagi di telinga para kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Sulawesi Barat khususnya.

Selain menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Barat, Adnan Nota juga mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat sejak 2024 lalu sampai saat ini.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah di Limboro Polman Tewaskan Pasutri Lansia dan Cucu

Baca juga: Kebakaran Rumah di Limboro Polman: Pasangan Suami Istri dan Cucu Meninggal Terjebak Api

Perjalanan Adnan di organisasi NU bukanlah sesuatu yang baru. Ia mengaku telah mengenal dan berkecimpung di lingkungan NU sejak masih kecil.

"Kalau saya, sejak orok sudah bersama NU," kata Adnan Nota kepada Tribun-Sulbar.com pada senin (3/8/2026). 

Adnan menceritakan, keluarganya memiliki ikatan yang kuat dengan organisasi tersebut. Ayahnya merupakan seorang guru agama sekaligus kader Ansor yang aktif di tengah masyarakat.

Bahkan, pada masa pergolakan DI/TII, sang ayah sempat mengalami tekanan karena dianggap berseberangan dengan kelompok pemberontak.

"Saya punya bapak, dulu hampir ditangkap karena dianggap bagian dari, Waktu itu istilahnya 'asal hijau' atau asal NU," ujarnya.

Berproses dari IPNU hingga PMII

Karier organisasi Adnan dimulai dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) saat masih duduk di bangku madrasah tsanawiyah.

Sejak remaja, ia telah mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang menjadi pintu masuk kaderisasi NU. Memasuki jenjang sekolah lanjutan atas, Adnan aktif di Gerakan Pemuda Ansor.

Kemudian, saat menempuh pendidikan tinggi, ia bergabung dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

"Saya memulai dari IPNU, kemudian Ansor, lalu PMII. Setelah itu, saya dipercaya menjadi pengurus cabang" Ungkapnya 

Menurut Adnan, seluruh perjalanan organisasinya ditempuh dari bawah hingga memahami seluk-beluk NU secara mendalam.

Ia juga pernah menjadi bagian dari Darul Dakwah Wal Irsyad atau DDI bahkan Pernah Pimpin PW DDI Sulbar Dua Periode

Sebelum menjadi Ketua PWNU Sulbar, Adnan juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Darud Dakwah wal Irsyad (PW DDI) Sulawesi Barat selama dua periode.

Ia memimpin organisasi tersebut sejak 2012 hingga 2017. Namun, Adnan akhirnya memilih fokus mengabdi di NU karena aturan organisasi tidak memperbolehkan seseorang memimpin dua organisasi sekaligus.

Menurut Adnan, DDI dan NU memiliki banyak kesamaan dalam prinsip keagamaan, Ia juga mebyebut DDI sendiri itu pernah disebut Gus Dur sebagai NU-nya Sulawesi karena konsep pemikiran dan paham keagamaannya sama-sama Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat 

Perjalanan Kepemimpinan di PWNU Sulbar

Di lingkungan PWNU Sulawesi Barat, Adnan memulai karier kepemimpinannya sebagai Katib Syuriah pada periode pertama kepengurusan. Jabatan tersebut setara dengan sekretaris dalam struktur Syuriah NU.

Pada periode berikutnya, ia dipercaya menjadi Wakil Rais Syuriah, Kemudian, dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) di Majene pada 2021, Adnan terpilih sebagai Ketua PWNU Sulawesi Barat.

Kepercayaan itu kembali diberikan kepadanya dalam Konferwil yang berlangsung di Kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2025.

"Alhamdulillah, teman-teman kembali mempercayakan saya memimpin PWNU Sulawesi Barat untuk periode kedua," ujarnya.

Saat ini, Adnan akan memimpin PWNU Sulbar hingga 2030 mendatang.

Bagi Adnan, organisasi bukan sekadar wadah untuk beraktivitas, tetapi juga menjadi ruang pengabdian kepada masyarakat. Ia meyakini jabatan yang diembannya saat ini, termasuk sebagai Kakanwil Kemenag Sulbar, tidak terlepas dari pengalaman panjangnya di organisasi. Menurut Adnan, pengabdian merupakan nilai utama dalam berorganisasi.

Di bawah kepemimpinannya, PWNU Sulawesi Barat terus mengusung nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat atau wasathiyah, yakni pemahaman keagamaan yang mengedepankan keseimbangan dan menjauhi sikap ekstrem.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.