Viral Lagi, Sekda Konawe Selatan Dicegat Istri Sah Bareng Wanita di Kendari Berujung Laporan Polisi
Sitti Nurmalasari August 03, 2026 07:50 PM

TRIBUNNEWSSSULTRA.COM, KENDARI - Pejabat Konawe Selatan (Konsel), IP (56), viral lagi gegara dicegat istri sah, CCR, sedang bersama wanita lain berinisial EW di Kota Kendari.

IP yang menjabat Sekretaris Daerah atau Sekda Konsel, Sulawesi Tenggara (Sultra), ini dicegat istrinya saat bersama EW di atas mobil Toyota Fortuner hitam.

EW merupakan salah satu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja lingkup Pemerintah Provinsi atau PPPK Pemprov Sultra.

Pencegatan oleh CCR bersama kerabatnya terjadi di salah satu perumahan, Jalan Ade Irma, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, pada Minggu (2/8/2026) malam.

Tim patroli pun datang ke lokasi setelah menerima informasi dari warga terkait terjadinya keributan.

Selanjutnya, IP, EW, dan CCR, dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari.

Markas kepolisian ini berlokasi di Jalan DI Panjaitan No, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, sekitar 6,2 kilometer (km) dari lokasi kejadian.

Baca juga: Terseret Dugaan Kasus Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Enggan Komentar, Laporan di Polda Sultra

Dalam video viral diperoleh TribunnewsSultra.com, Senin (3/8/2026), mereka terlihat menjalani pemeriksaan disalah satu ruangan.

Pencegatan inipun berujung laporan kepolisian atas dugaan kasus penganiayaan dengan IP sebagai terlapor.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan peristiwa tersebut.

Kepolisian sekaligus menerima laporan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh terlapor IP.

“Ya tadi subuh kami menerima laporan dugaan penganiayaan terhadap korban hingga mengalami patah kaki sebelah kiri yang dilakukan oleh terlapor,” katanya.

Korban merupakan adik dari IP yang diduga tertabrak saat ikut mencegat mobil yang ditumpangi IP dan EW.

Pencegatan dilakukan oleh CCR bersama keluarganya hingga memergoki IP bersama EW di dalam mobil tersebut.

Baca juga: Polda Sulawesi Tenggara Selidiki Laporan Dugaan Perzinaan Libatkan Pejabat Pemerintah Konawe Selatan

CCR menyebut EW terduga selingkuhan suaminya merupakan sosok yang sama saat dia melakukan penggerebekan sebelumnya.

“Iya perempuan ini lagi, yang pernah digerebek itu hari,” jelasnya.

IP dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com melalui WhatsApp Messenger terkait insiden dan kasus ini belum memberikan respons.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Konsel, Annas Mas'ud, berharap agar mengedepankan pedoman hukum asas praduga tak bersalah dalam kasus ini.

Menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan kepolisian baik di Kepolisian Daerah (Polda) Sultra maupun terbaru di Polresta Kendari.

“Pada prinsipnya kita tetap berpedoman hukum praduga tak bersalah dan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Polda Sultra maupun pihak Polresta Kendari,” jelasnya.

Dugaan Perselingkuhan

Dugaan perselingkuhan yang menyeret Sekda Konsel IP dan wanita EW sudah mencuat ke publik, medio Juli 2026 lalu.

Dia dilaporkan istrinya atas dugaan kasus perzinahan di Direktorat Reserse Kriminal Umum atau Ditreskrimum Polda Sultra dengan menyertakan sejumlah bukti-bukti.

Dirkrimum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, Minggu (12/072026), mengonfirmasi masuknya laporan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Kepolisian selanjutnya menindaklanjuti laporan tersebut ke tahap penyelidikan.

Namun, IP, yang dikonfirmasi TribunnewsSultra.com terkait laporan tersebut, tidak berkomentar banyak.

Dia mengarahkan agar seluruh pertanyaan terkait kasus tersebut ke kuasa hukumnya, dengan memberikan nomor kontaknya.

“Supaya tidak makin bias ke mana-mana saya kirimkan nomor lawyer (kuasa hukum) saya ya, biar dia yang klarifikasi,” tulis IP dalam balasan pesan singkat, pada Minggu (12/07/2026).

Namun, kuasa hukum yang disebut oleh IP juga belum merespon saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat.

IP yang kembali dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com, Senin (13/7/2026), pun tak memberi jawaban.

Saat dikonfirmasi perihal laporan dugaan perzinahan itu melalui sambungan telepon, IP langsung mengakhiri percakapan tanpa memberikan keterangan apa pun.

Selain kepada IP, upaya konfirmasi juga telah dilakukan terhadap pihak wanita yang disebut-sebut bersama IP.

Pesan singkat yang dikirimkan jurnalis kepada EW juga belum mendapatkan tanggapan.(*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.