Kenalli Kisi-kisi SKT PPPK Guru & Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026 Biar Enteng Hadapi Ujian
Adiana Ahmad August 03, 2026 09:45 PM

POS-KUPANG.COM - Pelaksanaan Seleksi Kompetemsi Tambahan ( SKT ) PPPK Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026 dijadwalkan akan berlangsung 10-19 Agustus 2026. 

Kenali Kisi-kisinya biar enteng saat menghadapi ujian. 

SKT menjadi tahapan pamungkas Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026.

Seleksi Kompetensi Tambahan menjadi salah satu penentu kelulusan. Sebab itu, pelamar wajib mempersiapkan diri sejak awal agar memperoleh hasil yang optimal. Salah satunya dengan mengkaji kisi-kisi yang diujikan.

Berdasarkan data yang diterbitkan Kemensos, jumlah pelamar formasi guru Sekolah Rakyat 2026 yaitu 13.279 orang dengan 3.053 formasi yang dibuka. Lalu pendaftar tenaga kependidikan berjumlah 148.252 pelamar dengan 5.127 formasi. Banyaknya jumlah pendaftar berpengaruh pada tingkat keketatan seleksi.

Baca juga: Kemensoso dan BKN Sepakat Pengumuman Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Tanggal 4-5 Agustus

Berikut Kisi-kisi SKT PPPK Guru dan Tenaga KependidikanSekolah Rakyat 2026

Kisi-kisi SKT PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 terbagi dlam untuk berbagai mata pelajaran yang akan ditempatkan di berbagai wilayah.

Agar dapat lolos seleksi, pelamar perlu melewati tiga tahapan tes yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi kompetensi tambahan. Masing-masing tahap tersebut bersifat menggugurkan.

Mengacu pengumuman Kemensos Nomor : 1995/1/KP.01.01/06/2026 Tentang Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Pada Sekolah Rakyat Tahun 2026, Tes SKT merupakan rangkaian tes terakhir dalam seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat. Tes ini terdiri dari Psikotes, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, dan Tes Wawancara.

Berikut Kisis-Kisi Materi SKT PPPK Guru sekolah Rakyat 2026

Baca juga: Pengumuman Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diundur,Ini Jadwal Terbarunya

1. Psikotes

Psikotes merupakan materi yang digunakan untuk mengukur aspek kognitif dan kepribadian pelamar. Secara umum, psikotes mencakup kemampuan berpikir logis, analitis, numerik, serta verbal.

Psikotes juga berfungsi untuk menilai aspek psikologi pelamar seperti kestabilan emosi, ketahanan terhadap tekanan, dan kecocokan karakter dengan lingkungan kerja di pemerintahan.

2. Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Kemampuan Bahasa Inggris dalam ujian seleksi guru Sekolah Rakyat menjadi persyaratan untuk berinteraksi secara diplomatik dengan komunitas berbahasa Inggris di dalam atau luar negeri.

Materi tersebut juga dapat meningkatkan kapasitas pemerintah untuk memanfaatkan praktik terbaik global, mengakses sumber daya dan keahlian dari mitra internasional.

3. Tes Wawancara

Tes wawancara dirancang untuk mengetahui lebih lanjut integritas, moralitas, etika, dan komitmen calon guru Sekolah Rakyat terhadap pekerjaan yang akan ditekuni.

Baca juga: Siap-siap, Besok Pengumuman Hasil CAT Seleksi Kompetensi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Simak Cara Ceknya

Adapun teknis pelaksanaan SKT akan diumumkan kemudian hari. Hasil penilaian seleksi kompetensi tambahan ini akan diintegrasikan menggunkan aplikasi yang dimiliki oleh BKN. Nilai tersebut menjadi pertimbangan Kementerian Sosial dalam menentukan kelulusan peserta.

Kisi-kisi SKT Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026
Tenaga kependidikan memiliki peran krusial dalam berjalannya Sekolah Rakyat. Sesuai konsep yang diusung pemerintah, Sekolah Rakyat digelar dengan model asrama. Dengan demikian, tenaga kependidikan menjadi penting untuk membentuk ekosistem pendidikan dan pembentukan karakter siswa.

Jabatan ini dapat diisi oleh pelamar umum dan pegawai non ASN yang ada di lingkungan Kemensos. Secara rinci, Kemensos belum merilis kisi-kisi SKT tenaga kependidikan.

Pelamar dapat memantau update pelaksanaan SKT tenaga kependidikan melalui laman resmi Kemensos. Namun, tes ini digelar untuk mengukur kesiapan kerja pelamar di lingkungan Sekolah Rakyat.

Misalnya kecakapan mengoperasikan perangkat lunak, penanganan manajemen dan keasramaan, hingga tata kelola administrasi yang baik. Tes ini juga menilai kompetensi dan integritas pelamar melalui wawancara mendalam.

Tujuannya untuk menilai komitmen, kepedualian sosial, pola komunikasi, hingga kemampuan untuk penyelesaian masalah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.