3 WNA China Berhasil Dievakuasi dari Kebakaran Gedung di PIK 2 Tangerang, Sempat Terjebak Asap Tebal
Abdul Rosid August 03, 2026 11:01 PM

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Tiga warga negara asing (WNA) asal China berhasil dievakuasi setelah terjebak kepulan asap tebal saat kebakaran melanda sebuah gedung tiga lantai di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Senin (3/8/2026).

Ketiga korban diketahui merupakan pekerja yang berada di lantai tiga ketika api mulai membakar bangunan. 

Meski tidak terjebak kobaran api secara langsung, mereka tidak dapat menyelamatkan diri karena akses turun tertutup asap pekat.

Komandan Pos Kosambi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, Husni, mengatakan proses penyelamatan dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya pekerja yang masih berada di dalam gedung.

Baca juga: Pengedar Obat Keras Ditangkap di Solear Tangerang, Barang Bukti Disembunyikan dalam Tong Sampah

"Mereka tidak bisa turun karena terjebak asap, bukan terjebak api," kata Husni saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon WhatsApp, Senin. 

Husni menuturkan, proses evakuasi dilakukan secara manual melalui tangga dengan bantuan pengelola gedung. 

Petugas juga menggunakan tabung oksigen untuk membantu pernapasan korban di tengah kepulan asap.

Sebelumnya, kebakaran melanda gedung tiga lantai di dekat Patung Naga Harmoni, PIK 2, Kabupaten Tangerang, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. 

Informasi awal diterima setelah pekerja di lantai atas berteriak meminta bantuan karena melihat adanya kebakaran. 

Hingga pukul 15.00 WIB, kebakaran telah memasuki tahap pendinginan. 

Husni mengatakan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi. Meski titik api sudah tidak terlihat, asap tebal masih memenuhi bagian gedung.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat proses pemadaman dan pendinginan berlangsung lebih lama. 

"Karena glasswool itu yang menyebabkan dia tidak timbul api, hanya asap tebal. Makanya proses pemadamannya agak lambat," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.