Masih Dalam Proses Cerai, Polisi Tembak Mati Pria yang Diduga Dekat Dengan Istrinya
Eko Setiawan August 03, 2026 10:07 PM


TRIBUNBATAM.id 
– Niat menjemput anak di rumah istrinya yang sedang dalam proses perceraian berubah menjadi tragedi berdarah.

Seorang anggota polisi berinisial Aipda M diduga menembak seorang pria berinisial BKP hingga tewas di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/8/2026) malam.

Peristiwa bermula ketika Aipda M mendatangi rumah istrinya di kawasan Perumahan Rafles Residen 3, Jalan Irigasi Ujung, Distrik Mimika Baru, dengan tujuan menjemput anak mereka.

Namun, setibanya di rumah tersebut, Aipda M mendapati BKP berada di dalam rumah. Situasi pun memanas hingga keduanya terlibat adu mulut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga merupakan pria yang menjalin hubungan dengan istri Aipda M, sementara proses perceraian antara pelaku dan istrinya masih berlangsung.

Cekcok yang terjadi semakin memanas. Korban kemudian diduga mengambil sebilah parang dan mengejar Aipda M.

Merasa keselamatannya terancam, Aipda M mengeluarkan senjata api yang dibawanya dan melepaskan tembakan ke arah kepala BKP.

Baca juga: Mutasi Polri Terbaru, Brigjen Pol K Yani Sudarto Mantan Direktur Narkoba Kepri Jadi Wakapolda Jambi

Korban roboh bersimbah darah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka tembak di bagian kepala.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan setelah kejadian, Aipda M tidak melarikan diri, melainkan langsung mendatangi kepolisian untuk menyerahkan diri.

"Pelaku mengakui perbuatannya," ujar Alredo, dikutip dari TribunPapuaTengah.com.
Menurut Alredo, sebelum insiden terjadi, Aipda M telah beberapa kali mengingatkan BKP agar tidak lagi mendekati istrinya mengingat proses perceraian mereka belum berkekuatan hukum tetap.

Meski demikian, kepolisian memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Diketahui, Aipda M merupakan personel yang bertugas di Bandara Mozes Kilangin, Timika.

Sementara itu, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi korban tergeletak di lokasi kejadian dengan tubuh berlumuran darah.

Polisi kini masih terus mendalami kronologi secara menyeluruh, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.