BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Gempa Bumi Magnitudo 2.8 sasar wilayah Tabalong Kalsel, ini respon warga
BMKG merilis gempa ada terjadi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) tepatnya di Kabupaten Tabalong, Senin (3/8/2026) siang.
Berdasarkan informasi di akun X BMKG, gempa disampaikan terjadi sekitar pukul 11.47 WIB atau 12.47 WITA, dengan magnitudo 2.8.
Koordinat titik gempa berada di 1.95 lintang selatan (LS), dan 115.48 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.
Baca juga: Cek Kondisi Terbaru Jalan Longsor di Desa Panangkalaan Amuntai HSU Kalsel, Lokasi Di Atas Sungai
Baca juga: Nasib Sopir Truk Bermuatan Pasca Hantam Mobil Parkir di Jembatan Kembar Muara Tawia HSS Kalsel
Terkait informasi gempa di akun X BMKG ini, berdasarkan penelusuran banjarmasinpost.co.id, tidak didapati adanya warga yang merasakan.
"Tidak ada merasakan ada gempa atau getaran apa pun hari ini tadi," kata Syarifudin (39) warga Tanta, Kabupaten Tabalong.
Menurut ayah satu anak ini pada sekitar pukul 12.47 WITA, ia sedang kumpul-kumpul bersama beberapa kawannya untuk makan siang di sebuah warung di Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.
Saat itu baik dirinya maupun beberapa kawannya serta pengunjung warung tidak ada yang merasakan getaran.
"Kalau ada yang merasakan pasti tadi langsung ramai," ucapnya.
Fahriansyah (41), warga Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, juga mengakui tidak ada merasakan getaran apa pun hari ini.
"Kalau jam 12 siang tadi saya masih di tempat kerja, tidak ada terjadi apa-apa," kata ayah dua anak ini.
Hal serupa juga disampaikan M Ihsan (24). Pemuda yang tinggal di Tanjung ini juga menyampaikan tidak ada sama sekali merasakan gempa.
"Jangankan ada merasa gempa atau getaran, dapat informasi ada gempa pun juga tidak ada," kata pekerja swasta ini.
Terpisah, Kalak BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, saat dikonfirnasi, mengatakan, pihaknya tidak ada menerima laporan warga terkait ada yang merasakan getaran atau gempa.
"Sampai saat ini tidak ada laporan yang masuk," terangnya saat dihubungi, Senin (3/8/2026) sore sekitar pukul 16.00 Wita.
Haris pun mengimbau kepada masyarakat apabila membutuhkan bantuan bisa menghubungi layanan emergency call BPBD Tabalong di nomor 0822101017129.
Layanan tersebut aktif 24 jam serta dapat dihubungi kapan saja dan dimana saja oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan.
--
Tips Selamatkan Diri saat Gempa, Baik Ketika Berada Di Dalam maupun Di Luar Ruangan
Gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, berkekuatan magnitudo (M) 5,6 yang dilaporkan mengguncang perumahan penduduk pada Senin (21/11/2022) siang, menimbulkan kerusakan signifikan. Gempa tektonik kerak dangkal itu meski berkekuatan tidak terlalu besar bisa menyebabkan guncangan sangat keras. Ratusan orang dilaporkan meninggal dunia, dan ribuan lainnya luka-luka.
"Tapi patahan gempanya atau sumber gempanya itu dekat dengan perumahan penduduk, jadi walaupun kecil, tapi kalau dekat ya keras, guncangannya bisa keras," kata peneliti Sesar Aktif dan Seismic Hazards di Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI itu kepada KOMPAS.TV, Rabu (23/11/2022).
Pada gempa dengan guncangan agak kuat, ada baiknya berlindung dari benda atau bangunan yang kemungkinan runtuh. Bahkan, ketika berada di dalam rumah atau gedung, ada yang melindungi Anda dari reruntuhan.
Karena gempa tak bisa dihindari dan bisa terjadi kapan pun, terutama di wilayah rawan gempa seperti Indonesia, ada baiknya memahami apa yang sebaiknya dilakukan saat gempa bumi.
Ada cara dasar melindungi diri saat gempa bumi, yakni metode drop, cover, hold on. Artinya, menurunkan posisi tubuh yang lebih rendah, mencari penutup kepala dan leher, dan tetap berada dan berlindung di tempat hingga gempa berhenti.
Perlindungan saat terjadi gempa
Di dalam rumah/ruangan
Ada beberapa langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bila Anda berada dalam rumah atau ruangan, dirangkum dari badan penanggulangan bencana daerah bogor dan Kompas.com;
1. Apabila memungkinkan, dalam beberapa detik sebelum guncangan semakin hebat, segera menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, atau furnitur besar lainnya yang bisa jatuh.
Perhatikan benda yang jatuh, seperti batu bata dari perapian, perlengkapan lampu, hiasan dinding, rak tinggi, dan lemari dengan pintu yang bisa dibuka.
2. Ambil sesuatu yang bisa melindungi kepala dan wajah Anda dari puing-puing yang berjatuhan dan pecahan kaca, seperti menggunakan helm atau bantal.
3. Jika Anda berada di dapur, segera matikan kompor dan tutupi saat terjadi guncangan pertama.
4. Jika Anda di tempat tidur, tahan dan tetap di sana, lindungi kepala Anda dengan bantal untuk memperkecil kemungkinan terluka. Perlu diingat, pecahan kaca di lantai dapat menyebabkan cedera jika Anda berjalan untuk menuju ke luar rumah.
5. Jangan berdiri di depan pintu. Anda bisa berlindung dengan lebih aman di bawah meja. Di rumah modern, ambang pintu tidak lebih kuat dari bagian rumah lainnya. Selain itu, pintu juga tidak dapat melindungi Anda dari kemungkinan sumber cedera.
Di luar ruangan
Langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa ketika berada di luar ruangan, yaitu:
1. Menjauh dari gedung, kabel listrik, lubang pembuangan, dan saluran bahan bakar dan gas. Bahaya terbesar dari puing-puing yang berjatuhan berada tepat di luar pintu masuk dan dekat dengan dinding luar bangunan.
2. Pergilah ke area terbuka jauh dari pepohonan, tiang telepon, dan bangunan. Setelah berada di tempat terbuka, turun posisi tubuh yang lebih rendah dan tetap di sana sampai guncangan berhenti.
3. Area di dekat dinding luar sebuah bangunan adalah tempat yang paling berbahaya. Jendela, fasad, dan detail arsitektur sering kali menjadi bagian pertama dari bangunan yang runtuh. Usahakan untuk jauh dari zona bahaya ini.
Kemudian, apabila gempa terjadi saat kita sedang menyetir kendaraan, usahakan untuk menghindari persimpangan jalan dan tepikan kendaraan di sebelah kiri, karena jika tetap melaju kita bisa kehilangan kendali pada kendaraan yang tengah kita bawa.
(Banjarmasinpost.co.id/dony usman/kompas.com)