Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Satlantas Polres Lampung Tengah masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit truk tronton dan dua sepeda motor di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), tepatnya di depan dealer Mitsubishi, Kecamatan Gunung Sugih, Minggu (2/8/2026).
Baca juga: Jalan Wala Kuba Rampung Diperbaiki, Mobilitas Warga Way Laga Diharapkan Kian Lancar
Dalam peristiwa tersebut, seorang mahasiswi meninggal dunia, sedangkan satu pengendara motor mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Tengah, Ipda Maruli Togatorop, mengatakan petugas telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat dan meminta keterangan dari pengemudi maupun saksi untuk mendalami rangkaian kejadian.
"Barang bukti tiga kendaraan sudah kami amankan. Sopir truk dan pengendara sepeda motor Honda Mega Pro juga sedang kami ambil keterangannya. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut," ujar Ipda Maruli saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Kendaraan yang terlibat yakni truk tronton Hino nomor polisi BE 8039 ADU yang dikemudikan RD (46), sepeda motor Honda Beat nomor polisi BE 2895 GML yang dikendarai DPS (27), serta sepeda motor Honda GL/Mega Pro nomor polisi BG 3789 KH yang dikendarai FNH (25).
Berdasarkan pendataan Satlantas Polres Lampung Tengah, DPS yang merupakan mahasiswi asal Kecamatan Gunung Sugih meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara FNH, seorang mahasiswa asal Kabupaten Ogan Komering Ilir, mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian kaki. Pengemudi truk tronton RD dalam kondisi sehat.
Ipda Maruli menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk tronton Hino melaju dari arah Bandar Jaya menuju Gunung Sugih. Pada saat yang sama, Honda Beat yang dikendarai DPS melaju searah dengan kendaraan tersebut.
Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda GL/Mega Pro yang dikendarai FNH. Saat berada di lokasi kejadian, DPS berupaya mendahului truk tronton yang berada di depannya. Namun, sepeda motor tersebut kehilangan kendali hingga terjatuh.
"Pengendara Honda Beat terjatuh saat mencoba mendahului kendaraan di depannya. Setelah itu terjadi benturan dengan kendaraan yang terlibat, sementara sepeda motornya terpental ke jalur berlawanan dan mengenai pengendara Honda Mega Pro," jelas Ipda Maruli.
Akibat kecelakaan tersebut, DPS meninggal dunia di lokasi kejadian dan FNH mendapatkan penanganan medis akibat luka ringan. Petugas kemudian melakukan evakuasi kendaraan serta mengamankan lokasi untuk kepentingan pemeriksaan.
Polisi hingga kini masih mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk keterangan para pengendara dan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami melalui pemeriksaan saksi dan pengemudi yang terlibat," kata Ipda Maruli.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)