Gudang Barang Bekas di Jalan Manado Gorontalo Terbakar, Diduga Dipicu Sisa Bara Bakar Ikan
Wawan Akuba August 04, 2026 01:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebuah gudang penyimpanan barang bekas di Jalan Manado, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, terbakar pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kebakaran tersebut diduga dipicu sisa bara pembakaran ikan yang belum padam sepenuhnya hingga merembet ke bangunan gudang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com di lokasi kejadian, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara dari arah gudang.

Saat itu, penghuni rumah sedang berada di dapur, sementara pemilik gudang, Bayu (36), berada di lantai dua rumahnya.

Asisten rumah tangga (ART), Nira (20), mengaku sempat terkejut ketika mendengar suara keras dari arah gudang.

Baca juga: Terungkap! Alasan Eks Pj Gubernur Gorontalo Hamka tak Ditahan Kejati Meski Resmi jadi Tersangka

"Torang takage pas di dapur. Torang dapat dengar bunyi seng-seng, kemudian pas dilihat sudah ada asap dan api," ujar Nira kepada TribunGorontalo.com.

Ia mengatakan, Bayu yang sedang berada di lantai dua langsung turun setelah mengetahui adanya kebakaran.

"Ka Bayu langsung turun ke bawah, telepon teman dulu baru langsung hubungi Damkar," katanya.

Bayu menduga api berasal dari aktivitas pembakaran ikan yang dilakukan oleh orang di sekitar rumah.

Menurutnya, api memang sempat dipadamkan setelah selesai digunakan untuk membakar ikan, namun diduga masih menyisakan bara.

"Karena ada orang lain yang bakar ikan. Kayaknya dorang so selesai bakar, tapi tidak kase mati semua apinya," ujar Bayu.

Ia menjelaskan, saat kejadian pintu gudang dalam kondisi terbuka sehingga api dengan cepat menyambar barang-barang yang berada di dalam bangunan.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Gorontalo tiba sekitar pukul 11.55 Wita dan langsung melakukan proses pemadaman.

Petugas Damkar berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan terbawa angin sehingga sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di Jalan Manado.

Akibat kejadian tersebut, berbagai barang bekas onderdil mobil serta peralatan katering yang disimpan di dalam gudang hangus terbakar.

Gian, istri Bayu, mengatakan bangunan gudang beratapkan seng sehingga api dengan cepat membakar bagian dalam.

"Atapnya seng. Barang di dalam itu barang bekas mobil sama peralatan catering," ujarnya.

Pemilik gudang memperkirakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp20 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara, api berasal dari sisa bara pembakaran ikan yang belum padam sepenuhnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.