Rano Karno Siburian Kembali Gelar Karno Knockout VII, Pertandingkan Boxing dan Kickboxing
Ayu Prasandi August 04, 2026 03:10 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pegiat olahraga tarung asal Kota Medan, Rano Karno Siburian, kembali menggelar ajang Karno Knockout edisi ketujuh yang dijadwalkan berlangsung di Camp Boxing Karno, Kota Medan, pada 12-13 September 2026 mendatang.

Kejuaraan ini menjadi lanjutan dari kalender rutin yang telah konsisten diselenggarakan Rano Karno sebagai upaya memberikan ruang kompetisi bagi atlet-atlet olahraga tarung, khususnya di Sumatera Utara.

Selain dikenal sebagai promotor ajang tersebut, Rano Karno juga merupakan Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Savate Indonesia Kota Medan.

Pada penyelenggaraan ketujuh ini, konsep pertandingan masih mempertahankan format yang telah diterapkan pada edisi-edisi sebelumnya.

Para juara di setiap kelas akan memperoleh trofi, medali, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

"Event kita yang ketujuh ini masih sama seperti event-event sebelumnya. Nanti para juara akan mendapatkan uang pembinaan, trofi, dan medali," ujar Rano Karno Siburian kepada Tribun Medan.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Karno Knockout VII kali ini akan mempertandingkan dua cabang olahraga sekaligus, yakni boxing (tinju) dan kickboxing.

Penambahan nomor kickboxing dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat para atlet dari berbagai cabang olahraga tarung yang mengandalkan teknik pukulan dan tendangan (striking).

Rano menjelaskan, kehadiran nomor kickboxing merupakan respons atas permintaan para atlet yang menginginkan adanya wadah kompetisi bagi petarung dari cabang-cabang olahraga striking.

"Jadi memang kita menambah kickboxing supaya ada wadah bagi atlet-atlet yang berasal dari cabang olahraga striking untuk bertanding. Mereka juga meminta agar ada nomor kickboxing. Untuk sistem pertandingan dan perangkat perwasitannya juga akan kita bedakan," jelasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Karno Knockout VII juga diproyeksikan sebagai sarana uji kemampuan bagi atlet-atlet yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026.

Menurut Rano, sejumlah atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprovsu akan memanfaatkan kejuaraan ini sebagai ajang sparring sekaligus mengukur kesiapan sebelum turun di pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Target kita, atlet-atlet yang akan tampil di Porprovsu nanti bisa kita coba bertanding di sini sebagai ajang sparring dan persiapan menuju Porprovsu," katanya.

Tak hanya diperuntukkan bagi atlet berpengalaman, Karno Knockout VII juga membuka kesempatan bagi atlet-atlet pemula untuk merasakan atmosfer pertandingan.

Rano bahkan memastikan peserta kategori pemula tidak akan dikenakan biaya pendaftaran.

"Event ini juga terbuka untuk atlet pemula. Mereka tetap harus melakukan registrasi, tetapi tidak dipungut biaya pendaftaran," ungkapnya.

Panitia sendiri menargetkan sebanyak 25 partai pertandingan akan tersaji selama dua hari pelaksanaan.

Rano berharap antusiasme peserta terus meningkat sehingga kualitas penyelenggaraan Karno Knockout dari tahun ke tahun semakin baik.

"Kami membuka sekitar 25 pertandingan. Harapannya peserta semakin antusias dan kualitas event ini juga terus meningkat. Dari penyelenggaraan sebelumnya, kami ingin event kali ini lebih rapi, lebih baik, dan memberikan pengalaman bertanding yang lebih berkualitas bagi seluruh peserta," tutupnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.