SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sumsel United memastikan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/27 hampir rampung.
Tim berjuluk Laskar Juaro itu telah merekrut total 31 pemain, termasuk delapan pemain regulasi yang diwajibkan dalam kompetisi.
Hal tersebut diungkapkan tim penyusun pemain Sumsel United, Indrayadi SE, saat ditemui Sripoku.com, Selasa (4/8/2026).
"Kalau pemain yang kita rekrut sudah full termasuk pemain regulasi. Regulasi kita itu minimal ada delapan orang yang harus kita daftarkan," ujar Indrayadi yang juga menjabat Direktur Keuangan & SDM RS Pusri.
Ia menjelaskan, komposisi pemain saat ini terdiri dari sekitar 23 pemain senior ditambah delapan pemain regulasi, sehingga total mencapai 31 pemain.
"Itu komposisi pemain sudah full. Berarti pemain kita itu kalaupun sekitar 23 ditambah delapan pemain regulasi. Total 31 pemain. Termasuk tiga pemain asing, dari Nigeria, Jepang, dan Brasil," katanya.
Ketiga legiun asing Laskar Juaro itu yakni Hibiki Mochizuki asal dari Jepang, Carerra asal Amerika latin, dan Kenneth Ngwoke berasal dari Negeria yang akan bergabung dengan Sumsel United untuk musim 2026/2027.
Meski demikian, mantan Direktur Teknik Sriwijaya FC tersebut menegaskan seluruh pemain masih akan menjalani evaluasi sebelum kontrak resmi ditandatangani.
Menurutnya, kondisi fisik dan kesiapan pemain akan menjadi pertimbangan akhir manajemen bersama tim pelatih.
"Tapi perkembangan ini akan dilihat. Memang sebelum kontrak itu ditandatangani, perkembangan pemain itu sendiri yang harus kita seleksi kembali. Melihat cedera atau apa yang membatalkan pemain itu bergabung dengan tim kita," jelas mantan pelatih kiper Sriwijaya FC tersebut.
Indrayadi mengaku saat ini dirinya memang diminta membantu Sumsel United dalam proses pembentukan tim, meski status resminya di dalam struktur organisasi klub belum ditetapkan.
"Tapi masalah status saya memang belum ditetapkan secara organisasi karena membutuhkan RUPS untuk mengatakan bahwa saya sudah menyatakan sebagai apa," katanya.
Sejauh ini, perannya lebih banyak memberikan masukan kepada Presiden Sumsel United, H Cik Ujang, terutama terkait pengelolaan klub dari sisi organisasi dan anggaran.
"Untuk memang agar secara budgeting, secara organisasi di tim itu sendiri bisa sesuai prosedural dan sesuai dengan keinginan PT dan keinginan Pak Presiden bagaimana mengelola klub itu agar lebih tertata," ujarnya.
Indrayadi berharap pengalaman yang dimilikinya dapat memberikan kontribusi positif bagi Sumsel United dalam membangun tim yang kompetitif menghadapi musim 2026/27.
• Eks Kapten Sriwijaya FC Tegar Hening Pangestu Resmi Gabung Sumsel United
Ia juga menegaskan proses penyusunan skuad dilakukan bersama manajemen dan jajaran pelatih, namun keputusan akhir terkait pemain tetap berada di tangan pelatih kepala.
"Memang saya ikut terlibat dalam penyusunan pemain, terutama dengan coach karena memang manajemen mungkin menentukan pemain. Tetapi tetap coach yang memberi peran yang memutuskan," katanya.
Menurutnya, pembahasan teknis mengenai kebutuhan pemain sepenuhnya menjadi kewenangan tim pelatih bersama manajemen yang terlibat dalam pembentukan skuad.