Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Masjid Wonogiri, Kaca Dihancurkan Pakai Tiang Besi Penyangga Tenda
Vincentius Jyestha Candraditya August 04, 2026 06:30 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Suasana tenang di Masjid Al Muchlisun, Kerdukepik RT 03/RW 01, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas menggunakan tiang besi.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB itu membuat warga memilih menjaga jarak karena khawatir aksi pelaku membahayakan orang di sekitarnya.

Menurut keterangan warga, pelaku datang pada pagi hari dan langsung melakukan perusakan di area masjid. Tidak ada warga yang berani menghentikan aksi tersebut karena khawatir menjadi korban.

Baca juga: Misteri Kematian ODGJ yang Terkubur di Dapur Rumah Boyolali, Hasil Otopsi Tak Temukan Luka Kekerasan

Bowo, warga setempat, mengatakan situasi saat itu berlangsung sangat mencekam. Warga hanya dapat menyaksikan dari kejauhan sambil menunggu bantuan datang.

"Jam 05.30 mengamuk di sini. Warga melihat tapi tidak berani mendekat, hanya melihat. Suaranya 'dar der, dar der' keras," ujar Bowo, Selasa (4/8/2026) 

Pelaku disebut menggunakan tiang besi penyangga tenda sepanjang sekitar 1,8 meter yang tersimpan di belakang masjid untuk menghancurkan sejumlah fasilitas.

"Memukul pakai besi tiang tenda sepanjang 1,8 meter yang disimpan di belakang masjid," katanya.

Baca juga: Ngamuk dan Bawa Sajam, Seorang Pria Berhasil Diamankan Sebelum Lukai Warga Pajang Solo: Diduga ODGJ

Akibat aksi tersebut, sejumlah bagian masjid mengalami kerusakan. Kaca jendela, kaca pintu, etalase, hingga kipas angin rusak, sementara pecahan kaca berserakan di dalam maupun di luar bangunan.

"Kacanya banyak yang pecah. Yang rusak kaca jendela, kaca pintu, etalase, sama kipas angin," jelasnya.

Berteriak Selama Melakukan Perusakan

Bowo mengaku warga tidak mengetahui bagaimana pelaku bisa masuk ke area masjid. Selama melakukan perusakan, pria tersebut terus berteriak sambil mengayunkan tiang besi ke berbagai arah.

"Masuknya dari mana tidak tahu. Mengamuk merusak pakai besi itu sambil teriak-teriak. Warga juga tidak tahu alasannya apa," ungkapnya.

Setelah melakukan perusakan, pelaku berjalan menuju kawasan Gunung Gandul. Warga hanya mengikuti dari kejauhan sembari menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi.

"Setelah merusak pergi ke arah Gunung Gandul, dibuntuti warga sambil menunggu kepolisian," tuturnya.

Diperkirakan Masih Berusia 20 Tahun

Menurut Bowo, pelaku diperkirakan masih berusia sekitar 20 tahun. Saat kejadian, pria tersebut tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana.

"Usianya masih muda, mungkin 20-an. Tidak pakai baju, hanya pakai celana," katanya.

Ia juga mengaku melihat pelaku tampak menunjukkan ekspresi puas setelah keluar dari area masjid.

Baca juga: Geger ODGJ Bawa Pisau Daging Mengamuk di Nogosari Boyolali, Evakuasi Berlangsung Hingga 4 Jam

"Setelah selesai keluar terlihat bangga pelakunya itu," ujar dia.

Hingga kini, nilai kerugian akibat kerusakan tersebut masih dalam pendataan. Peristiwa itu telah ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.