Minim Rambu Larangan, Jalur R4 Jembatan Suramadu Sisi Bangkalan Kembali Makan Korban
Januar August 04, 2026 06:32 PM

 

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sebuah kecelakaan lalu lintas Kembali terjadi di Jembatan Suramadu.

Satu unit kendaraan roda dua kembali menjadi korban ganasnya jalur cepat kendaraan roda empat (R4) di atas Jembatan Suramadu KM 3.8 Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. 

Meski pemotor hanya menderita luka-luka, namun kejadian berulang di jalur bebas hambatan itu seolah menegaskan, betapa beresikonya bagi R2 ketika menerobos jalur R4 Jembatan Suramadu.

Pemotor Honda Supra nopol M 4702 GJ itu berinisial P (81), warga Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Semetara pengemudi Honda Fred nopol M 1934 HF berinisial MSA (27), warga Kecamatan Palengan, Kabupaten Pamekasan. 

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menungungkapkan, kronologi laka lantas tersebut berawal ketika sepeda motor melaju dari Utara atau dari arah Madura menuju Surabaya kemudian masuk ke jalur R4. 

"Dari arah belakang muncul mobil Fred, karena jarak terlalu dekat sehingga terjadi benturan atau kejadian laka lantas. Pemotor mengalami luka-luka dan dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan," ungkap Agung. 

Kedua kendaraan terlibat laka lantas tersebut saat ini diamankan sebagai barang bukti di mako Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bangkalan. Kondisi motor ringsek pada bagian belakang, sementara pada mobil tampak remuk pada kaca depan dan kap mesin. 

'"Peristiwa laka lantas ini sedang ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan mengetahui secara rinci hingga mobil tersebut menyeruduk pemotor Honda Supra," jelas Agung. 

Baca juga: Deretan Fakta Penting Kecelakaan Bus PO Gunung Harta di Nganjuk, Kru Bangunkan 30 Penumpang

Rambu Larangan R2 Tak Kunjung Terpasang

Sejak resmi digratiskan pada 27 Oktober 2018 silam, kondisi fasilitas-fasilitas penunjang keamanan berkendara di Jembatan Suramadu semakin hari semakin  memprihatinkan.

Bahkan hanya selembar papan rambu larangan R2 agar tidak masuk jalur R4 di pintu jembatan sisi Madura, hingga saat ini belum pernah terpasang. Kondisi ini membuat para pengendara lengah karena tidak ada rambu arahan sehingga menerobos masuk jalur cepat nan beresiko, yakni jalur R4. 
 
"Kami imbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan atau pengedara R2 agar selalu tertib berlalu lintas. Sehingga kejadian seperti ini tidak berulang, bisa kita minimalisir agar tidak menimbulkan korban di kemudian hari," pungkas Agung. 

Personel Satlantas Polres Bangkalan dan Unit PJR VIII Suramadu bergantian menggelar commander wish di pagi hari di depan pintau masuk Jembatan Suramadu sisi Madura atau sebaliknya. 

Namun, kegiatan memberikan imbauan agar pemotor menggunakan jalur semestinya tidak diindahkan para pemotor ketika para personel kepolisian meninggalkan lokasi. Sehingga pemandangan para pemotor masuk ke jalur R4 masih mewarnai rutinitas pengendara dalam sestiap harinya. 

Kanit PJR VIII Suramadu, AKP Darwoyo menegaskan, kegiatan memberikan imbauan bersama personel Satlantas Polres Bangkalan merupakan upaya untuk mengarahkan para pemotor agar mengambil lajur kiri ketika memasuki pintu masuk Jembatan Suramadu.  

"Ada kutipan menarik, jika setan tidak bisa membuat mu jahat maka setan akan membuat mu merasa paling pintar dan paling benar. Karena itu, hati-hati lah kawan, berdoa sebelum berkendara. Mudah-mudahan perjalanan anda selamat sampai tujuan," singkat Darwoyo. 


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.