24 Ribu Mangrove Ditanam di Karawang, Jadi Benteng Alami Lawan Abrasi
GH News August 04, 2026 07:09 PM
Karawang -

Sebanyak 24.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Dusun Sompek, Desa Tanjungpakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia pada 26 Juli 2026.

Program ini bertujuan memulihkan kawasan pesisir yang terdampak abrasi, melindungi pantai dari gelombang pasang dan intrusi air laut, sekaligus meningkatkan penyerapan karbon biru (blue carbon) untuk mendukung target pengurangan emisi.

Kegiatan BRI Peduli yang bertindak sebagai payung utama Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Lokasi pelaksanaan kegiatan ini bertempat di kawasan pesisir Dusun Sompek, Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya, program ini merangkul kelompok tani dan nelayan setempat, yakni Kelompok Tani dan Nelayan Cemara Laut.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk memulihkan wilayah pesisir yang mengalami kerusakan akibat abrasi serta membangun pelindung alami guna menangkis erosi, gelombang pasang, serta intrusi air laut. Selain itu, program ini mengoptimalkan fungsi mangrove sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) yang sangat efektif untuk mendukung target iklim nasional sekaligus penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjaga dan mendongkrak keberlanjutan mata pencaharian para nelayan serta petambak lokal lewat keterlibatan aktif mereka secara langsung dalam proses penanaman hingga pemeliharaan. Perlu diketahui, aksi penanaman mangrove di pesisir Karawang ini merupakan bagian dari rangkaian program BRI Menanam - Grow & Green dari BRI Peduli. Hingga saat ini, tercatat sudah ada sebanyak 99.500 pohon mangrove dan cemara laut yang berhasil ditanam di berbagai wilayah seperti Muara Gembong, Tuban, Rote Ndao, hingga Tanjung Pakis Karawang.

Secara akumulatif, program ini memberikan dampak positif berupa potensi penurunan emisi karbon sebesar 55,84 ton atau setara dengan 55.846,61 kg. Hal tersebut sekaligus mempertegas konsistensi BRI dalam menerapkan prinsip ESG serta memberikan sumbangsih nyata bagi pemulihan ekosistem pesisir di Indonesia.

Ketua Kelompok Tani Cemara Laut Karawang, Atam, menyampaikan bahwa kerja sama dengan pihak BRI berhasil membangkitkan semangat warga dalam merawat lingkungan pesisir secara gotong royong. Melalui program BRI Peduli - Grow & Green, kelompoknya tidak hanya mendapatkan bantuan dalam hal penanaman mangrove saja, melainkan juga memperoleh motivasi lebih besar untuk terus memelihara tanaman yang sudah ditanam.

Bagi Atam, tumbuhan mangrove bukan sekadar tanaman yang tumbuh menghiasi tepi pantai. Keberadaannya telah menjadi perisai alami yang handal dalam meredam abrasi, menahan hantaman gelombang laut, serta berfungsi sebagai tempat tinggal bagi berbagai jenis biota pesisir yang menopang kehidupan para nelayan.

"Saya tinggal di sini sudah cukup lama. Dahulu ombaknya masih terasa kecil. Semakin ke sini, semakin dekat dan semakin besar. Jadi bagi kami mangrove itu penting karena mencegah abrasi di sepanjang pesisir pantai, meredam gelombang laut, dan menjaga biota laut," ungkap Atam dikutip dari keterangan resmi.

Atam turut menambahkan bahwa program BRI Peduli "Grow & Green" tidak sekadar menjadi ajang penanaman pohon semata, melainkan berfungsi sebagai pengobar semangat bagi warga dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kolaborasi ini diharapkan bisa terus mendatangkan manfaat jangka panjang bagi ekosistem mangrove, melindungi kawasan pantai dari ancaman abrasi, serta mewariskan lingkungan yang jauh lebih hijau dan lestari bagi generasi mendatang.

"Alhamdulillah, BRI Peduli datang lewat program Grow & Green. Kami jadi merasa tidak sendiri. Bersama program ini, kami dan kawan-kawan bisa merawat dan menanam mangrove," ujarnya.

Ia menaruh harapan besar agar sinergi yang telah terjalin antara kelompok tani setempat dengan BRI Peduli melalui program ini dapat terus dijaga serta dilestarikan oleh masyarakat luas, hingga akhirnya mampu mendatangkan manfaat yang berguna bagi kesinambungan hidup anak cucu di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan yang berbeda, Corporate Secretary BRI, Dhanny, memaparkan bahwa pihak bank secara konsisten senantiasa mendukung upaya pelestarian alam demi melindungi pesisir pantai dari abrasi serta mengembalikan fungsi habitat hutan mangrove di berbagai penjuru Tanah Air.

"Hutan mangrove bertindak sebagai benteng alami kawasan pesisir yang efektif mencegah abrasi pantai, menahan gelombang pasang, dan menanggulangi intrusi air laut. Ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam menyelamatkan ekosistem pesisir dan tentunya juga memberikan manfaat bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat sekitar," ungkapnya.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.