Fakta Bikin Merinding di Muara Baru Jakut, Air Laut Kini Lebih Tinggi dari Permukiman Warga
Wahyu Septiana August 04, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Permukaan air laut di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, kini berada lebih tinggi dibandingkan permukiman warga di belakang tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Pantauan TribunJakarta.com di wilayah Muara Baru, tepatnya di kawasan RT 20 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Selasa (4/8/2026), posisi air laut di balik tanggul memang lebih tinggi daripada daratan permukiman.

Bekas ketinggian air laut saat pasang juga masih terlihat membekas di dinding tanggul.

Salah seorang warga Muara Baru, Dicko mengatakan, selisih ketinggian permukaan air laut dengan kawasan permukiman mencapai sekitar 2,75 meter.

"Udah tinggian air laut. 2,75 meter (selisihnya)," kata Dicko.

Menurut Dicko, kondisi tersebut membuat warga tetap menyimpan kekhawatiran apabila perlindungan tanggul mengalami gangguan.

Meski demikian, ia mengakui keberadaan tanggul NCICD telah memberikan perlindungan yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu.

Sebelum tanggul dibangun secara menyeluruh, kawasan permukiman itu pernah terdampak banjir rob akibat air laut melimpas ke daratan.

AIR LAUT REMBES - Air laut terus merembes dari sela-sela tanggul di kawasan permukiman Muara Baru, RT 20 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
AIR LAUT REMBES - Air laut terus merembes dari sela-sela tanggul di kawasan permukiman Muara Baru, RT 20 RW 17, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

"Di 2007 pernah patah tanggulannya. Terus di 2017 atau 2019 pernah limpas karena proses pengerjaan tanggul ini belum nutup sampai depan. Waktu air laut pasang, air laut ikut masuk," ujarnya.

Kini, setelah pembangunan tanggul menutup seluruh sisi kawasan, banjir rob tidak lagi masuk ke lingkungan permukiman meski BMKG mengeluarkan peringatan pasang air laut.

"Alhamdulillah sesudah ada proses pengerjaan tanggul NCICD ini, air rob sudah enggak naik lagi sesudah ketutup sampai depan," kata Dicko.

Meski permukiman kini relatif aman dari limpasan air laut, warga masih menemukan rembesan air yang keluar dari sela-sela tanggul dan mengalir ke badan jalan.

Karena itu, warga berharap celah pada tanggul yang diduga menjadi jalur rembesan dapat segera ditangani agar fungsi perlindungan tanggul terhadap kawasan permukiman tetap terjaga.

Berita Lainnya

Baca juga: 5 FAKTA Kemenangan Persib atas Persija: VAR, Debut Peralta, hingga Aksi Witan Bikin Bobotoh Berdebar

Baca juga: Sidang Perdana Dokter Tifa Perkara Dugaan Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Ditunda ke 13 Agustus 

Baca juga: HASIL Persib vs Persija 2-1: STY Kalah Strategi, Debut Peralta Berujung Tiket Final Piala Presiden

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.