Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan 0-3 Timnas Indonesia dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB, berbuntut deretan catatan baru yang disorot media Vietnam. Ulasan Vietnam Express menempatkan hasil ini sebagai momen bersejarah dalam persaingan kedua tim.
Vietnam membuka keunggulan cepat lewat gol Nguyen Van Vi pada menit ke-6, disusul sepakan Nguyen Hai Long pada menit ke-15. Skor akhir dipastikan oleh striker naturalisasi Nguyen Xuan Son pada menit ke-71.
Kemenangan tandang The Golden Star ini disambut antusias publik Vietnam, sekaligus memunculkan sederet rekor mulai dari catatan kandang Indonesia di ajang regional, performa tandang Vietnam di tanah Indonesia, hingga perubahan peta head-to-head di level Asia Tenggara, menurut Vietnam Express.

Vietnam Express menulis bahwa skor di Pakansari menjadi kekalahan terbesar Indonesia saat bermain di kandang sepanjang kiprahnya di Piala AFF. Sebelum partai ini, Timnas Indonesia belum pernah takluk dengan selisih lebih dari dua gol ketika menjadi tuan rumah di ajang tersebut.
Dalam catatan turnamen, kekalahan home terbesar Indonesia sebelumnya terjadi saat kalah 1-3 dari Singapura pada leg pertama final Piala Tiger 2004, serta saat tumbang 0-2 di fase grup Piala Tiger 2008.
"Oleh karena itu, kemenangan Vietnam dengan skor 3-0 menetapkan tonggak sejarah yang belum pernah dialami Indonesia dalam tiga dekade penyelenggaraan Kejuaraan Asia Tenggara," tulis Vietnam Express.
Hasil di Pakansari juga menjadi kemenangan terbesar Vietnam di kandang Timnas Indonesia. Dari sembilan lawatan sebelumnya ke tanah Indonesia, Vietnam hanya sekali pulang dengan kemenangan—terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
"Ini juga menjadi kali pertama Indonesia kalah dari Vietnam dengan selisih tiga gol di kandang sendiri. Sebelumnya, sejak 1991, Vietnam hanya mampu menang sekali di tanah Indonesia, yaitu lewat kemenangan 3-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2022."
Media yang sama turut menampilkan gambaran performa tandang Vietnam sebelum laga Piala AFF 2026 ini, yang cenderung ketat dengan banyak hasil imbang.
"Dalam sembilan laga tandang terakhir, mereka sebelum pertandingan terakhir di Piala AFF 2026 ini, Timnas Vietnam meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan," tulis Vietnam Express.
Kemenangan di Pakansari juga menggeser rekor pertemuan di turnamen Asia Tenggara. Sebelum laga ini, Vietnam dan Indonesia telah berduel 13 kali di kejuaraan regional, dengan masing-masing meraih tiga kemenangan dan tujuh hasil imbang. Hasil terbaru membuat Vietnam kini memimpin empat kemenangan.
Vietnam Express mengingatkan tiga kemenangan sebelumnya yang didapat Vietnam atas Indonesia di ajang serupa: 3-2 pada Piala Tiger 1996, 2-0 di semifinal Piala AFF 2022, dan 1-0 pada fase grup Piala AFF 2024.
"Melihat rekor pertemuan mereka di Kejuaraan Asia Tenggara, hasil ini juga menjadi titik balik bagi tim asuhan Kim Sang-sik. Sebelum laga ini, kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali, dengan masing-masing mengemas tiga kemenangan dan tujuh hasil imbang. Vietnam sebelumnya menang 3-2 di Piala Tiger 1996, 2-0 di semifinal Piala AFF 2022, dan 1-0 di fase grup Piala AFF 2024."
"Kemenangan 3-0 di Stadion Pakansari menandai kali pertama Vietnam mengalahkan Indonesia dengan selisih tiga gol di turnamen regional, sekaligus membawa mereka unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head)," tulis Vietnam Express.