Jadi Sekolah Model Pembelajaran, Delegasi Pendidikan Malaysia dan SEAMEO CECCEP Kunjungi Gagasceria
Siti Fatimah August 04, 2026 09:47 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gagasceria kembali menorehkan langkah penting dalam dunia pendidikan menerima kunjungan kehormatan dari delegasi multinasional yang terdiri dari Kementerian Pendidikan Malaysia (Divisi PERMATA), SEAMEO CECCEP, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia pada Selasa (4/8/2026).

Kunjungan ini menjadi sebuah kehormatan  sekaligus kepercayaan Gagasceria yang kini dipercaya sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kecerdasan Artifisial (KKA). S

Sebagai institusi yang konsisten mengembangkan praktik pembelajaran inovatif, Gagasceria mendapatkan panggung strategis untuk berbagi pengalaman mengenai implementasi kurikulum yang berpusat pada anak.

Kepala Sekolah Preschool Gagasceria, Dewi Caturwulandari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi dari institusi pendidikan tingkat regional tersebut.

"Gagasceria kembali menorehkan langkah penting dalam dunia pendidikan dengan menerima kunjungan kehormatan delegasi Kementerian Pendidikan Malaysia (Divisi PERMATA), SEAMEO CECCEP, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kunjungan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus pengakuan atas kepercayaan yang diberikan kepada Gagasceria sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kecerdasan Artifisial (KKA)," ujar Dewi.

Ia menambahkan bahwa sebagai lembaga yang berfokus pada inovasi, Gagasceria menyambut baik kesempatan untuk mendiseminasikan metode belajar yang bermakna.

"Sebagai salah satu sekolah yang mengembangkan praktik pembelajaran inovatif, Gagasceria mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai implementasi pembelajaran yang berpusat pada anak, bermakna, mendalam, dan relevan dengan tantangan masa depan," tuturnya.

Dalam rangkaian kunjungan yang berlangsung interaktif tersebut, para delegasi internasional bergerak langsung ke lapangan.

Mereka mengamati secara saksama proses pembelajaran di dalam kelas, melihat interaksi aktif siswa, serta merasakan atmosfer budaya belajar positif yang dibangun di lingkungan sekolah. 

Para utusan regional ini juga membedah berbagai praktik baik (best practices) yang menjadi ciri khas Gagasceria dalam mendukung tumbuh kembang anak secara utuh (holistic development).

"Dalam kunjungan yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2026 tersebut, para delegasi mengamati secara langsung proses pembelajaran di kelas, budaya belajar yang dibangun di lingkungan sekolah, serta berbagai praktik baik yang menjadi ciri khas Gagasceria dalam mendukung tumbuh kembang anak secara utuh. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pengembangan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di tingkat regional," jelas Dewi lebih lanjut.

Kehadiran para pemangku kebijakan dari Malaysia, SEAMEO CECCEP, dan Kemendikdasmen RI dinilai semakin mengukuhkan visi Gagasceria di panggung global.

Kunjungan ini memperkuat komitmen sekolah untuk terus berdiri di garda depan inovasi pendidikan, memperluas kemitraan internasional, serta menghadirkan sistem pembelajaran yang memberikan dampak nyata bagi masa depan anak.

"Melalui kesempatan ini, Gagas Ceria berharap kolaborasi lintas negara dapat terus berkembang, membuka ruang berbagi praktik baik, serta menginspirasi transformasi pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan," pungkas Dewi. 

Pada kesempatan yang sama, Widodo Suhartoyo, Deputy Director for Programme SEAMEO CECCEP mengatakan, kunjungan ini menjadi bentuk kerjasama bidang pendidikan.

Kementerian Pendidikan Malaysia memilih Gagas Ceria karena menjadi sekolah model dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Tim dari Kementerian Pendidikan Malaysia mempelajari sistem pendidikan yang ada di Gagas Ceria. Selain itu mereka juga sempat berbagi pengalaman tentang sistem free meal seperti makan gratis untuk siswa sekolah," kata Widodo.

Pihaknya juga menilai kunjungan ini merupakan implementasi nyata dari penguatan kemitraan strategis antarlembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran anak usia dini.

"Sebagai organisasi regional, SEAMEO CECCEP (Center for Early Childhood Care Education and Parenting) terus memperluas jaringan guna membagikan praktik baik, melakukan riset bersama, dan menyelaraskan kebijakan edukasi non-formal. Kolaborasi semacam ini sangat krusial untuk membangun fondasi generasi masa depan yang unggul dan adaptif," katanya.

Sementara itu, Noor Azila bintu Fadzin, salah satu perwakilan dari Kementrian Pendidikan Malaysia Permata mengatakan lawatan kali ini untuk menimba pengetahuan baru serta memberi pengalaman kepada pendidik-pendidik dan wakil yang hadir pada kunjungan tersebut.

"Kita juga melihat childhood program yang ada di Indonesia, salah satunya dari sekolah Gagas Ceria Ini. Kita melihat apakah ada best practise disini yang bisa diadopsi untuk sistem pendidikan di Malaysia," katanya.

Ia melihat Gagasceria sistem pendidikannya sudah cukup bagus, termasuk sarana penunjang kegiatan belajar mengajar dan tenaga pendidiknya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.