32 Calon Paskibraka Belitung Timur Masuk Diklat, Digebleng Selama 12 Hari Jelang Bertugas
Hendra August 04, 2026 09:38 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Puluhan remaja mengenakan seragam putih abu-abu berdiri tegap dengan atribut lengkap berbaris rapi di Halaman Hotel Oasis, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (4/8/2026) sore.

Mereka bersiap  untuk mengikuti Upacara Pembukaan Diklat dan Tantingan Peserta Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar memimpin langsung jalannya prosesi pembukaan.

Suasana haru terlihat ketika perwakilan peserta, masing-masing satu putra dan satu putri, maju ke depan menerima tanda peserta secara simbolis dari Wakil Bupati.

Usai upacara, prosesi dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat.

Satu per satu calon Paskibraka mendapatkan tepukan di bahu, pegangan tangan yang hangat, hingga motivasi langsung dari Wakil Bupati, Kepala Kesbangpol Beltim, serta jajaran Forkopimda yang hadir.

Langkah tersebut disusul prosesi pemotongan pita secara resmi yang menandai dibukanya secara penuh Karantina dan Pemusatan Diklat Paskibraka Beltim 2026, yang diakhiri sesi foto bersama seluruh jajaran dan peserta.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi mengatakan bahwa pemusatan latihan tahun ini diikuti oleh 32 pelajar terbaik dari berbagai SMA/SMK/MA se-Belitung Timur.

"Jumlah yang mengikuti pemusatan latihan calon Paskibraka tahun 2026 terdiri dari 32 orang, 16 putra dan 16 putri. Pemusatan diklat dilaksanakan selama lebih kurang 14 hari, dimulai hari ini tanggal 4 Agustus dan selesai pada 18 Agustus 2026," ujar Evi, Selasa (4/8/2026). 

Evi tak menyangkal bahwa pelaksanaan diklat tahun ini berhadapan dengan tantangan efisiensi anggaran pemerintah daerah yang berdampak pada pemangkasan durasi latihan di lapangan.

Waktu efektif latihan terbilang sangat singkat dan mepet, yakni hanya berkisar 12 hari efektif sebelum hari H pengibaran.

"Memang kami sudah koordinasi dengan para pelatih, waktu sangat mepet sekali dengan durasi efektif latihan sekitar 12 hari akibat adanya efisiensi anggaran. Maka dari itu, kawan-kawan pelatih bakal bekerja ekstra melakukan penggemblengan fisik, mental, dan pembentukan karakter," ungkapnya. 

Meski begitu, Evi memastikan materi pembekalan tidak ada yang dikurangi sedikit pun. Materi mencakup pembekalan dari Bupati Belitung Timur, unsur Forkopimda, hingga pembekalan khusus dari Kepala BNNK Belitung terkait pencegahan peredaran dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

"Harapan kami tentu mereka bisa mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih secara sempurna pada detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2026 nanti di halaman Kantor Bupati Beltim. Sebab, tumpuan perhatian seluruh peserta upacara ada pada mereka," kata Evi. 

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi mepetnya waktu diklat adalah kekuatan mental dan rasa tanggung jawab.

"Kita kuatkan mental mereka. Dengan mental yang kuat, insyaAllah semuanya ngalir. Tapi kalau dari awal mental tidak kuat, pasti melempem. Kunci keberhasilan upacara itu sederhana tapi berat, bendera sempurna naik dan sempurna turun sampai kembali ke kotak," ucap Khairil.

Lebih dari itu, Khairil berharap 32 pelajar pilihan ini mampu menempa diri menjadi pendorong kemajuan Belitung Timur di masa depan.

"Mereka adalah putra-putri terbaik. Kedisiplinan dan keteladanan yang didapat selama Paskibraka harus ditularkan kepada adik-adik mereka kelak, bahwa Paskib bukan sekadar untuk gagah-gagahan, tapi membentuk kader daerah yang berprestasi," harapnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.