Pemprov Papua Barat Perkuat Transportasi Laut Teluk Bintuni dengan Kapal Ro-Ro 
Hans Arnold Kapisa August 05, 2026 02:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI – Pemerintah Provinsi Papua Barat perkuat konektivitas transportasi laut Kabupaten Teluk Bintuni melalui penambahan armada kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro).

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Markus L Sabarofek, saat menghadiri groundbreaking pembangunan Pelabuhan Babo, Rabu (5/8/2026).

Max, sapaan akrab Markus L Sabarofek, mengapresiasi langkah Pemerintah Teluk Bintuni yang dinilai mampu meningkatkan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari tersedianya sistem transportasi yang terintegrasi, baik darat, laut, maupun udara.

“Ketiga moda transportasi tersebut harus berjalan bersamaan agar konektivitas antarwilayah terbangun dengan baik. Pergerakan manusia maupun distribusi barang akan semakin lancar apabila seluruh sistem saling mendukung,” ujar Max.

Baca juga: Dinas Perhubungan Segera Tambah Rambu Lalu Lintas di Teluk Bintuni Papua Barat

Max juga mengumumkan rencana pengalihan satu unit kapal Ro-Ro untuk melayani Teluk Bintuni.

Kapal tersebut dinilai sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat karena mampu mengangkut kendaraan, barang dagangan, maupun penumpang dalam jumlah besar.

“Dalam bulan ini kami pastikan satu unit kapal Ro-Ro akan digeser ke Teluk Bintuni. Kapal ini sangat cocok mendukung aktivitas masyarakat, termasuk mama-mama yang membawa hasil dagangan ke kota,” katanya.

Kapal berkapasitas sekitar 75 Gross Tonnage (GT) itu dilengkapi sistem pintu depan yang memudahkan proses bongkar muat kendaraan dan barang.

Selain itu, Pemprov Papua Barat tengah menyiapkan pembukaan rute pelayaran baru yang akan menghubungkan Kokas, Arguni, hingga Teluk Bintuni.

Max berharap penguatan sektor transportasi laut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi logistik, serta membuka akses pelayanan bagi masyarakat pesisir Papua Barat.

“Pengembangan transportasi laut menjadi salah satu prioritas karena sesuai dengan kondisi wilayah kita,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.