TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Petugas memastikan penanganan bencana banjir di Padang berjalan cepat dan kondisi masyarakat kini mulai pulih sepenuhnya.
Surutnya genangan banjir di Padang membuat warga di 20 titik terdampak langsung kembali menjalankan aktivitas harian secara normal.
Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab, mengatakan secara umum Indonesia memang sedang memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Namun, kondisi itu tidak sepenuhnya berlaku di Sumatera Barat.
"Secara iklim Indonesia sekarang memasuki musim kemarau atau musim kering karena fenomena El Nino. Seharusnya daerah seperti Padang juga mengalami kondisi yang lebih kering," kata Ilham Wahab kepada TribunPadang.com di Kantor BPBD Sumbar, Rabu (5/8/2026).
Meski demikian, Sumatera Barat memiliki karakteristik iklim yang berbeda dibandingkan sebagian besar wilayah Indonesia.
Baca juga: Semen Padang FC Rilis Jadwal Uji Coba Agustus 2026, Siap Lawan 5 Klub
Menurut Ilham, Sumbar merupakan daerah yang tidak mengenal musim secara tegas sehingga hujan masih dapat terjadi sepanjang tahun.
"Tapi Sumatera Barat berbeda. Daerah ini tidak mengenal musim, sehingga hujan bisa turun sepanjang tahun. Karena itu, ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir tetap harus diwaspadai," ujarnya.
Ia menambahkan, karakteristik tersebut menjadi alasan banjir masih terjadi di Kota Padang meski daerah lain sedang menghadapi kekeringan.
Ilham juga menjelaskan banjir di Sumbar umumnya tidak berlangsung lama. Setelah hujan berhenti, genangan air biasanya cepat surut.
"Karakteristik banjir di Sumbar, kalau hujan berhenti maka air juga cepat surut. Genangan biasanya tidak berlangsung lama," katanya.
Baca juga: Kemarau Melanda Indonesia, BPBD Sumbar Ungkap Alasan Banjir di Padang Bisa Terjadi
Sebelumnya, hujan berintensitas tinggi menyebabkan banjir di 20 titik di Kota Padang. Kini kondisi banjir telah berangsur pulih, air sudah surut, dan masyarakat mulai kembali beraktivitas seperti biasa.
BPBD Sumbar juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut serta seluruh bantuan untuk warga terdampak telah disalurkan. (*)