Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Persib Bandung akan berduel dengan Persebaya Surabaya memperebutkan gelar juara Piala Presiden 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8/2026).
Kedua tim memiliki jeda pertandingan hanya satu hari. Di laga semifinal Maung Bandung menumbangkan Persija Jakarta dengan skor 2-1, dan Persebaya menumbangkan Arema FC dengan skor 1-0.
Pertandingan itu sama-sama digelar Selasa (4/8/2028).
Jeda singkat ini menjadi tantangan bagi kedua tim. Bahkan kedua tim yang akan berlaga tak melakukan official training di lapangan.
Kedua tim hanya melakukan recovery dan berlatih ringan di hotel masing- masing. Ini jadi merupakan strategi menyiasati jadwal yang padat. Sebab kebugaran dan kesehatan pemain yang paling penting.
Dengan jeda yang singkat dari pertandingan ke pertandingan ini, Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, sempat mempertanyakannya, dan mengeluhkannya.
Igor mengungkapkan, turnamen sekelas Piala Presiden, secara umum lebih bagus penyelenggaraannya jika dibandingkan musim lalu.
Namun waktu recovery hanya diberi 48 jam, tidak sesuai dengan aturan FIFA yakni minimal selama 72 jam.
"Itu untuk melindungi kesejahteraan fisik dan mental para pemain di seluruh dunia. Jadi sekarang saya berbicara tentang pemain, bukan hanya pemain Persib, tapi saya berbicara tentang Persija, saya berbicara tentang Surabaya, saya berbicara tentang Arema, jadi saya berbicara tentang seluruh pemain," ujar Igor, Setelah timnya mengalahkan Persija Jakarta.
"Jadi kita akan lihat situasi sebenarnya besok pagi. Kami mendapat informasi resmi bahwa kita akan bermain besok malam, jadwalnya tanggal 6 malam," ujar Igor, Rabu (5/8/2026).
Igor menambahkan, pihaknya akan melihat situasinya besok dan kemudian memutuskan siapa yang akan bermain.
"Siapa yang sehat, dan bagaimana kondisi para pemain karena hari ini hanya pemulihan, dan besok baru bisa kita lihat," kata Igor.
Untuk menghadapi pertandingan final, Igor mengatakan, jujur dirinya belum melihat Persebaya secara mendalam, dan hanya menonton pertandingannya sedikit.
"Gaya bermain mereka masih sama seperti yang kita ketahui sebelumnya. Jadi kita hanya perlu tahu siapa yang akan bermain untuk Persebaya dan siapa yang akan bermain untuk Persib," kata Igor
Sebab menurut Igor, panitia tetap memutuskan final berjalan sesuai jadwal, sehingga para pemain tidak memiliki waktu istirahat.
"Jadi kita akan lihat siapa yang bisa bertahan," ujar pelatih asal Kroasia ini.
Ia mengungkapkan, pramusim untuk pemain Persib di tim nasional, tidak mengalami masalah karena semua di sana terorganisasi dengan sangat baik, pemain mendapat perlindungan yang cukup, persiapan yang sangat baik, dan istirahat.
"Namun untuk kompetisi ini, beberapa pihak mengambil keputusan yang berbeda. Jadi kita akan lihat siapa yang akan bermain besok dan apa konsekuensinya untuk ke depannya," kata dia.
Saat ditanya, apakah besok akan mengubah strategi untuk melawan Persebaya, Igor mengatakan, lihat saja nanti.
"Untuk melawan Persebaya, kita tidak punya waktu untuk sesi latihan. Saya rasa Persebaya juga tidak akan mengubah apa pun karena tidak ada waktu, mereka juga masih fokus pada pemulihan pemain," tuturnya.
Jadi, kata Igor, kemungkinan pihaknya akan menurunkan tim yang ada, dan mereka akan bermain sebaik mungkin.
"Mari kita lihat siapa yang menang, saya hanya berharap pertandingan berakhir dengan kemenangan tim terbaik, kepemimpinan wasit sangat baik, semua pemain tetap sehat, dan turnamen Piala Presiden ini dapat tuntas," kata Igor.
Setelah itu, Igor mengungkapkan, semoga semua pihak bisa mengambil evaluasi untuk tahun depan agar persiapan turnamen bisa jauh lebih baik lagi.
"Sudah ada peningkatan (dari Piala Presiden sebelumnya) tetapi hal di akhir ini (jadwal yang mepet) adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Namun kita tetap bermain besok, dan melihat apa yang akan terjadi," ujar dia.
Ketika ditanya pemain paling berbahaya di Persebaya, Igor mengatakan, mereka punya banyak pemain berbahaya, mereka bertahan dengan low block dan memiliki serangan balik yang sangat bagus.
"Mereka menunggu melakukan kesalahan, dan saat membuat kesalahan, mereka akan menghukumnya. Pada situasi set pieces, mereka punya pemain-pemain bagus yang juga rutin mencetak gol," ujar Igor.
Menurut Igor, lini pertahanan Persebaya, solid karena cara bermain mereka mirip dengan timnya.
"Sedikit berbeda, tetapi gaya bertahannya serupa. Ini juga masih awal musim, jadi semua tim bermain dengan pertahanan low block karena tidak ada waktu untuk mempersiapkan skema high-pressing," katanya.
Igor mengungkapkan, Persebaya merupakan tim yang sangat mirip dan solid, perbedaannya adalah Persebaya mungkin memiliki skuad yang utuh, sedangkan timnya masih kehilangan sekitar tujuh pemain.
"Jadi itulah perbedaannya, tetapi kami akan mencoba bermain sebaik mungkin dan semoga bisa membuat Bobotoh senang kembali," katanya.
Ketika disinggung Uilliam Barros dan Balsa Sekulic, kerap mencetak gol, Igor mengatakan, selalu menyenangkan ketika para penyerang mencetak gol dan lini pertahanan bermain dengan baik.
"Kita melihat Gakuto kembali dari cedera karena dia mengakhiri musim di Thailand dengan cedera, tetapi dia juga semakin membaik," katanya.
Menurut Igor, pemain-pemain baru, mulai saling mengenal satu sama lain, chemistry mereka terus berkembang.
"Kita memang belum memiliki banyak sesi latihan untuk mengatur skema penyerangan. Kami hanya berusaha agar tim terlihat solid, tetapi sebenarnya kami tidak punya waktu untuk mengerjakan konteks tersebut," ucap Igor.
Igor berharap, berharap ketika pertandingan final selesai, pihaknya memiliki waktu untuk istirahat dan kemudian ada waktu tiga minggu untuk bersiap menghadapi tanggal 31 Agustus (AFC Champions League Two).
Igor mengaku, mendoakan yang terbaik untuk para pemain tim nasional, berharap mereka melangkah jauh dan memenangkan semua pertandingan.
"Mereka pasti bisa melakukannya, mereka mendapat dukungan dari kami," katanya.
Igor mengaku, pihaknya akan mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tanggal 31 Agustus karena itu adalah pertandingan pertama kualifikasi AFC (ACL Two), dan pertandingan pertama Liga pada tanggal 6.
"Kami sudah mendapat jadwalnya, pertandingan pertama tanggal 6 kalau tidak salah main di Bandung. Ya, jadi ini adalah rencana untuk sisa bulan ini," ucapnya.
Untuk Mariano Peralta, kata Igor, pihaknya ingin mendorongnya sedikit karena dia sudah lama tidak berlatih, hanya untuk merasakan atmosfer lapangan dan beradaptasi dengan rekan satu tim.
"Kemarin dia sangat senang bisa bergabung, dia bahkan ingin bermain lebih lama, tetapi karena banyak alasan kami tidak melakukannya. Jika kondisinya membaik untuk besok, kami mungkin akan memainkannya sedikit lebih lama," kata Igor.
Igor mengaku, pihaknya harus meningkatkan beban pertandingan dan beban latihan secara bertahap.
"Kami ingin Peralta siap dan sehat untuk tanggal 31 karena dia pemain yang sangat penting, sama seperti yang lainnya. Kami juga punya banyak pemain seperti Uilliam, Pato, Gabi (Mutombo), pemain muda, semuanya banyak bermain," tuturnya.
Jadi Igor mengatakan, pihaknya, harus menemukan cara untuk menghadapi pertandingan melawan Persebaya tanpa risiko.
"Memang hampir mustahil tanpa risiko, beberapa pemain pasti berisiko, tetapi mari kita lihat bagaimana perkembangannya. Mungkin kami akan mengontrol tempo permainan, saya pikir pertandingannya akan berjalan sangat lambat dari kedua belah pihak. Jadi, ya, kita lihat saja," ucapnya.
Baca juga: Prediksi Skor Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden, Bobotoh Kuningan: Maung Menang