Miris! Siswa SMA Negeri 1 Bulu Taba Pasangkayu Belajar Melantai, 5 Kelas Tak Punya Meja dan Kursi
Abd Rahman August 06, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Puluhan siswa di SMA Negeri 1 Bulu Taba , Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa meja dan kursi.

Akibatnya, para siswa harus duduk bahkan belajar di lantai sejak awal tahun ajaran baru.

Kondisi tersebut dikeluhkan para siswa karena dinilai mengganggu kenyamanan dan konsentrasi saat mengikuti pelajaran.

Baca juga: Sulbar Dapat Jatah Cetak Sawah 868 Hektare, Anggarannya Rp30 Miliar

Baca juga: 16 Kasus Kebakaran di Pasangkayu Sepanjang 2026, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Mirisnya, sedikitnya lima ruang kelas di sekolah tersebut belum dilengkapi fasilitas meja dan kursi.

Salah seorang siswi kelas XI SMA Negeri Bulu Taba, Nisa, mengaku sudah hampir satu bulan mengikuti pelajaran dengan duduk di lantai.

"Sudah satu bulan kami belajar melantai. Kami murid baru, jadi sejak masuk sekolah memang sudah seperti ini. Belajarnya sangat tidak nyaman," ujar Nisa kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para siswa cepat lelah karena harus duduk bersila atau tengkurap saat menulis.

Bahkan, kata dia, pakaian mereka sering kotor setelah mengikuti pelajaran seharian.

"Badan pegal, capek. Yang paling bikin kesal itu pakaian jadi kotor karena harus duduk di lantai terus," katanya.

Nisa mengaku kesulitan menulis dan sulit berkonsentrasi saat guru menjelaskan materi karena tidak ada meja sebagai alas belajar.

"Kami capek tengkurap kalau belajar, sakit pinggang," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan bantuan fasilitas belajar agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman.

Menurutnya, keberadaan meja dan kursi merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya tersedia di setiap ruang kelas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.