Jakarta (ANTARA) - Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) memperkuat sinergi mempersiapkan Kick Off Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2026 serta peluncuran website E-Monev KI DKI Jakarta.

"Kami berharap Bapak Gubernur DKI Jakarta dapat berkenan hadir pada Kick Off E-Monev sebagai bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap keterbukaan informasi publik. Kehadiran Gubernur akan menjadi penguat bagi seluruh badan publik untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan E-Monev," kata Wakil Ketua KI DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin dalam audiensi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Luqman menyebut, target peserta E-Monev Tahun 2026 meningkat menjadi 1.001 badan publik. Target ini naik dari 829 badan publik pada tahun sebelumnya.

Jumlah tersebut menjadikan pelaksanaan E-Monev DKI Jakarta sebagai yang terbesar di Indonesia dengan cakupan 22 kategori badan publik, meliputi kecamatan, kelurahan, puskesmas, sekolah, suku dinas, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pengadilan, kepolisian resor (Polres), hingga lembaga filantropi.

Selain itu, dimulainya E-Monev ini menjadi momentum bersama untuk memperkuat komitmen keterbukaan informasi publik di DKI Jakarta sekaligus menandai dimulainya rangkaian E-Monev Tahun 2026.

Setelah dimulai, badan publik akan memasuki tahapan pengisian kuesioner penilaian diri (Self Assessment Questionnaire/SAQ) yang mengacu pada instrumen Komisi Informasi Pusat.

Tahapan tersebut dilanjutkan dengan verifikasi, visitasi, hingga penetapan hasil E-Monev pada Oktober 2026.

Selain E-Monev, KI DKI Jakarta juga tengah menyiapkan peluncuran website E-Monev yang dikembangkan secara mandiri untuk mendukung pelayanan informasi publik yang lebih efektif dan terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi turut mengapresiasi upaya KI DKI Jakarta yang terus memperluas cakupan E-Monev KIP.

"Sinergi antara KI DKI Jakarta dan Dinas Kominfotik menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Marulina.

Dia berharap, peluncuran website E-Monev dapat diselenggarakan bersamaan dengan Kick Off E-Monev sehingga menjadi satu momentum yang menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin terbuka, transparan, dan informatif.

Adapun audiensi dihadiri Wakil Ketua KI DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin, Ketua Bidang Kelembagaan Aang Muhdi Gozali, Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Agus Wijayanto Nugroho, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi, Sekretaris Dinas Kominfotik Raides Aryanto, beserta jajaran.