Pencarian Kaki Korban Mutilasi di Kali Licin Jadi Tontonan Warga, Lalu Lintas Sampai Macet
Dwi Rizki August 06, 2026 09:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Warga berbondong-bondong menyaksikan proses pencarian potongan kaki korban mutilasi di aliran Kali Licin, Pancoran Mas, Depok pada Kamis (6/8/2026).

Baik anak-anak hingga orang dewasa tak mau ketinggalan melihat aksi petugas kepolisian bersama anjing pelacak K-9 menyusuri sungai.

Bahkan, mereka rela berdesak-desakan di pinggiran sungai yang bersebelahan dengan jalan raya hingga menyebabkan lalu lintas alami kemacetan.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dibantu oleh Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Polri diterjunkan ke lokasi sekira pukul 13.00 WIB.

Mereka terjun langsung ke aliran sungai dengan bantuan anjing pelacak untuk mencari keberadaan potongan jasad korban.

Tingginya tumpukan sampah pada kubangan sungai menyebabkan proses pencarian potongan jasad korban terkendala.

Bahkan, petugas Petugas Sumber Daya Air (SDA) Kota Depok diperbantukan untuk membersihkan sampah yang diduga ada potongan jasad korban.

Namun saat tumpukan sampah itu berhasil dibersihkan, tak ada tanda-tanda keberadaan potongan jasad korban.

Tiga jam berlalu, sekira pukul 16.00 WIB proses pencarian diberhentikan sementara tanpa hasil dan akan dilanjutkan lagi esok hari.

Seorang warga, Ade (30) mengaku kaget mendengar informasi adanya potongan jasad manusia dekat tempat tinggalnya.

Ia pun datang ke lokasi untuk melihat langsung proses pencarian potongan kaki korban mutilasi itu.

Baca juga: Viral Nakes Cibir Pasien BPJS Kesehatan, Pramono Beri Peringatan Keras

“Syok banget, baru kali ini ada orang buang jasad di Kali Licin,” ungkap Ade di lokasi.

Ade berharap potongan kaki korban segera ditemukan agar keluarganya dapat tenang dan segera dimakamkan.

Sementara itu,  Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel menjelaskan, potongan kaki korban mutilasi dibuang pelaku di sebuah jembatan Kali Licin, Pancoran Mas.

“Pelaku memotong tubuh korban, lalu membuang jasad bagian badan terlebih dahulu,” kata Breggy di lokasi.

Kemudian, pelaku kembali ke kontrakan, lalu membuang jasad bagian kaki di tempat yang berlainan.

Pelaku membawa jasad menggunakan sepeda motor milik korban dan ​potongan kaki korban dibungkus dengan plastik.

“Kami berkoordinasi dengan operator unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir lokasi,” ujarnya. 

Sebelumnya, jasad korban bernama Kunaefi (51) ditemukan tak utuh dalam karung di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas pada Selasa (4/8/2026).

Sedangkan, kedua bagian kaki korban dibuang oleh pelaku Saepullah (26) di aliran Kali Licin, Pancoran Mas. 

Pelaku diringkus di tempat persembunyiannya di daerah Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) dini hari. (m38)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.