Laporan Pramita Kusumaningrum
SURYAMALANG.COM, NGAWI - Seorang perempuan berinisial K (54) ditemukan tewas di gudang belakang rumahnya di Dusun Pudak, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (6/8/2026).
Saat ditemukan korban mengalami luka di bagian kepala dan diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan anak kandungnya sendiri, DN (38).
Kepala Dusun Pudak, Santoso, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh suami korban, Suparno, sepulang dari sawah sekitar pukul 07.30 WIB.
“Saat memasuki gudang di belakang rumah, suami korban mendapati istrinya sudah tergeletak tak bernyawa,” ungkap Santoso kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (6/7/2026).
Baca juga: 3 Santriwati Diduga Jadi Korban Pencabulan dan Persetubuhan, Pengasuh Ponpes di Ngawi Jadi Tersangka
Pertama kali, jelas dia, korban terlihat luka di bagian kepala.
Luka tersebut diduga akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh DN.
“Ada luka begitu di bagian kepala tadi saya lihat."
"Kayaknya bagian kepala, iya di kepala,” papar Santoso.
Dia menjelaskan keterangan Suparno bahwa korban sudah dianiaya oleh pelaku sejak Rabu (5/8/2026).
Lantaran khawatir, Suparno kemudian menyembunyikan korban di gudang belakang rumah.
“Namun saat suaminya pergi ke sawah, pelaku menemukan korban dan diduga kembali menganiayanya hingga meninggal dunia," katanya.
Sementara pihak kepolisian sudah di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Terlihat korps bhayangkara telah meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami sedang melakukan olah TKP."
"Keterangan warga telah kami catat."
"Nanti perkembangannya kami lanjutkan ya, Mbak,” pungkas Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata.
Baca juga: Komplotan Emak-Emak Curi 6 Kotak Susu Formula Bayi di Minimarket Ngawi, Modus Dijepit Paha