- Staf yayasan sekolah swasta mengungkap keberadaan ruang bawah tanah atau bunker penyimpanan senjata api laras panjang dan narkoba.
Menurut staf bernama Untung Sangaji, akses menuju bunker tersebut sengaja ditutupi rak besi agar tidak terlihat.
Pernyataan soal keberadaan bunker senjata itu disampaikan Untung pada Jumat (7/8).
Adapun bunker tersebut berada di ruang milik mantan ketua yayasan berinisial IWD.
Berdasarkan penyelidikan polisi, temuan senjata api di sekolah swasta Jakarta Selatan itu milik pria berinisial DS.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa DS sudah meninggal dunia pada 2020.
Pihak kepolisian tidak merinci terkait sosok DS tersebut.
Sementara itu pihak kepolisian bakal memeriksa pria IWD yang merupakan mantan ketua yayasan untuk mendalami temuan senjata tersebut.
Kombes Budi mengatakan pihak kepolisian bakal mengusut soal asal-usul kepemilikan, perizinan, hingga tujuan penyimpanan senjata.
Adapun sebelumnya, pihak sekolah swasta di Jakarta Selatan menemukan 995 puncuk senjata api.
Awalnya pihak sekolah ingin membuka ruangan untuk kebutuhan anak sekolah, kemudian menemukan senjata tersebut.
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji mengaku kaget dengan adanya senjata tersebut.
Bahkan selain senjata, terdapat narkoba jenis sabu dan ganja yang juga ditemukan di dalam ruangan mantan kepala yayasan IWD.