Laporan Wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, mengungkapkan bahwa separuh armada bus sekolah yang saat ini dioperasikan sudah berusia sekitar 16 tahun.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Dishub Tangsel berencana menambah armada bus sekolah.
Selain untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, penambahan armada juga dibutuhkan untuk mengganti kendaraan yang usianya sudah tua.
Kepala Dishub Kota Tangsel Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, saat ini Tangsel memiliki 10 armada bus sekolah yang masih beroperasi.
Dari jumlah tersebut, lima unit di antaranya telah berusia sekitar 16 tahun.
"Targetnya kita harus nambah lagi. Terus juga ada bus yang punya kita itu kondisinya sudah 16 tahun usia busnya," kata Ayep kepada TribunBanten.com, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Meski usianya tidak lagi muda, Ayep memastikan kelima armada tersebut masih dinyatakan laik jalan sehingga tetap digunakan untuk melayani pelajar.
"Ya layak sih. Kalau enggak layak juga kita enggak berani," ujarnya.
Namun, Ayep tak menampik armada yang sudah berusia tua itu pernah mengalami gangguan saat beroperasi.
Saat ditanya apakah bus tersebut pernah mogok, Ayep mengakui hal itu pernah terjadi.
"Pernah sih (mogok)," ucapnya.
Oleh karena itu, sebagai langkah mitigasi sekaligus intuk menjaga kondisi armada tetap prima, Dishub memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan perawatan menyeluruh terhadap seluruh bus sekolah.
Perawatan tersebut meliputi pemeriksaan rem, AC, perbaikan bagian yang mengalami kerusakan, hingga rekondisi jok agar armada tetap aman dan nyaman saat digunakan para pelajar.
"Kemarin di masa libur kita lakukan perawatan kendaraan, cek rem, AC, yang bocor-bocor kita perbaiki. Jok yang jelek kita rekondisi," jelas Ayep.
Menurutnya, Dishub juga telah mengajukan penambahan 13 unit bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan.
Langkah itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan layanan yang terus meningkat sekaligus memperbarui armada yang sudah memasuki usia tua.
"Mudah-mudahan permohonan kita diterima, karena Alhamdulillah di Tangsel peminat bus sekolah ini tinggi dan grafiknya terus meningkat," kata Ayep.
"Data kita dari Januari sampai bulan Juni 2026 ini sudah 123.298 penumpangnya. Jadi kita harus terus meningkatkan dan menambah armada, untuk memperluas pelayanan dan membantu masyarakat," pungkasnya.