TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan orang melayat ke rumah duka, kediaman almarhum Kadis Perkebunan Sulawesi Utara, Darwin Muksin.
Rumah duka di Lorong 3, Kompleks Masjid An Nur Teling, Jalan 14 Februari, Kecamatan Wanea, Manado.
Termasuk di antara pelayat, Sekprov Sulawesi Utara, Tahlis Gallang dan jajaran pejabat eselon II Pemprov Sulut.
"Beliau birokrat pekerja keras. Kami sangat kehilangan," kata Tahlis yang mengenakan kemeja putih dan berkopiah.
Tampak jajaran pejabat yang turut melayat, Asisten I, Denny Mangala; Asisten II, Jemmy Rinkuangan; Asisten II, Frangky Manumpil; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Clay Dondokambey.
Selain itu, Kepala Kesbangpol, Johny Suak; Karo Adpim, Alfreds Owu dan Karo Pembangunan, Lukman Lapadengan dan Kadis Kominfo, Zainudin Hilimi.
Tampak juga Komisaris Bank Sulut Gorontalo (BSG), Djafar Alkatiri; Fungsional Ahli Utama Bidang Auditor, Praseno Hadi dan tokoh umat Muslim Sulut, Syahrul Poli dan
Almarhum meninggal saat tengah menjalankan tugas, mendampingi Gubernur Sulut dalam event Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 di Kota Tomohon, Sabtu 8 Agustus 2026.
Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Bethesda Tomohon sekitar pukul 11.00 WITA.
Jenazah tiba dari Tomohon sekitar pukul 15.00 WITA. Ratusan orang telah menanti kedatangan jenazah.
Rumah duka di Lorong 3, Kompleks Masjid An Nur, Jalan 14 Februari Teling, Kecamatan Wanea, Manado dipenuhi pelayat.
Pelayat memadati ruang utama
Jenazah almarhum ditempatkan di ruang tamu. Pelayat memadati ruangan tamu tempat jenazah ditempatkan.
Pelayat juta memadati ruang tengah, teras depan dan samping hingga bangsal duka.
Isak tangis terdengar dari ruang tempat jenazah ditempatkan. Seiring Shalawat dan doa yang dilantunkan lewat pengeras suara.
Sanak keluarga, kerabat, sejawat dan rekan kerja datang memberi ucapan belasungkawa langsung kepada istri dan kedua anak yang berduka.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini