TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Desain SUV Jetour T2 i-DM dengan teknologi PHEV yang baru saja diluncurkan di pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD Tangerang, ternyata memiliki filosofi cukup dalam saat proses perancangan hingga produksinya.
Irwan Nugraha Kurnia, Senior Product Manager PT Jetour Sales Indonesia mengatakan, saat ini SUV dengan desain boxy seperti terdapat pada Jetour T2 series dan T1 serius yang diniagakan di Indonesia sedang digandrungi dunia.
Desain boxy ini sedang diminati para pecinta SUV di banyak negara termasuk Indonesia oleh para pecinta SUV petualangan.
"Di Jetour, kendaraan bukan hanya alat transportasi tapi jadi rumah kedua yang mewakili jiwa pemiliknya. Visi ini sesuai dengan visi Jetour sendiri sebagai merek otomotif yang mengakomodir lifestyle," ungkap Irwan di acara diskusi dengan media di pressroom Jetour di pameran otomotif GIIAS 2026, Kamis, 6 Agustus 2026.
Irwan memapaarkan, T1 i-DM dan T2 i-DM dua model SUV PHEV Jetour merupakan strategi perusahaan untuk menghadirkan T series di Indonesia yang memadukan spirit adventure dan kenyamanan berkendara.
Dia menjelaskan, desain boxy pada SUV terbaru T2 i-DM didasarkan pada filosofi konsep Travel+ yang ditopang oleh tiga pilar utama.
Yakni, Travel yang enggambarkan semangat melakukan perjalanan dan gaya hidup bertualang; Terrain yang menunjukkan kemampuan kendaraan melintasi berbagai kondisi dan medan jalan; serta Technology yang menghadirkan teknologi cerdas dan fitur modern untuk kenyamanan serta keamanan.
Baca juga: Ke GIIAS 2026, Airlangga Hartarto Amati Interior SUV Jetour T2 i-DM
Apa yang melatarbelakangi SUV boxy ini lahir dilihat dari sisi marketnya?
"Secara global dan nasional tren SUV sedang naik, karena fit to the customer di Indonesia. Ground clearance tinggi dan nyaman sesuai karakter kebutuhan berkendara termasuk kebutuhan perjalanan jauh ke luar kota," sebut Irwan.
Dia menyebutkan, penerimaan pasar terhadap SUV bergaya boxy meningkat di Indonesia. Di 2024 baru 1,6 persen dan kemudian naik menjadi 2,6 persen di 2026.
Baca juga: Value For Money, Alasan SUV Suzuki Fronx Layak Jadi Pilihan di Segmen Compact SUV
"Karena konsumen butuh kendaraan yang merepresentasikan ketangguhan yang tak hanya baiak di dalam kota tapi juga di luar kota," Irwan memberi alasan.
Desain bocy menjadi ciri khas T2 dan T1 dengan proporsi dibuat kokoh dengan overhang depan dan belakang dibuat pendek untuk semua medan, fender dibuat tegas serta menampilkan aksen kuat teman berpetualangan.
Dia menjelaskan, lampu belakang Jetour terinspirasi dari lampion yang mewakili semangat keberuntungan, cahaya penuntun dan semangat untuk maju.
Sementara lampu depan (headlamp)-nya mewakili horizontal design yang mempertegas karakter T2 sebagai SUV tangguh.
Membahas sisi interiornya, kabin SUV 5 penumpang ini dirancang lebar, handle ala aviation yang mewah dengan lingkar kemudi (steering wheel) yang membentuk huruf D yang kokoh.
Pilihan warna pada Jetour T2 i-DM juga mewakili jiwa petualangan seperti Lime Green yang mewakili jiwa muda.
Fatur Farhananda, Product Training Expert PT Jetour Sales Indonesia menekankan, filosofi desain tidak hanya bicara tentang estetika. Tapi juga merepresentasikan fungsi berkendara.
"Seperti headlamp pada Jetour T2 i-DM, bisa menembakkan cahaya sampai 200 meter ke depan saat high beam dengan jangkauan ke kanan kiri sampai 28 meter. Ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan perjalanan panjang," sebutnya.
Fathur menjelaskan, headlamp di T2 memiliki fitur-fitur menarik. Misalnya, headlight height adjuster, intelligent high beam (sorot lampu akan lebih tinggi saat dari depan tidak ada kendaraan lain).
Lampu kabut di bumper depan selain berguna untuk melintas di medan berkabut, foglamp juga akan bisa mengikuti saat kendaraan diajak bermanuver membelok.
"Saat mobil berbelok ke kiri, foglamp akan menyala yang di sisi kiri, begitu juga sebaliknya," ungkapnya.
Tapi saat foglamp diaktifkan dua-duanya, keduanya tetap bisa menjalankan fungsinya untuk menyala terus pada kedua sisi kiri dan kanan untuk membantu menembus medan berkabut.
"Masih ada beberapa fitur lainnya yang menarik, seperti Follow Me Home," ungkap Fatur. Dia juga mengatakan, desain atap atas Jetour T2 yang dirancang flat membuat headroom tetap terasa luas layaknya kabin MPV.