Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil kelapa yang diproduksi para petani.

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar guna membangun rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias Utara, Kepulauan Nias.

"Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil kelapa yang diproduksi para petani," ujar Bobby, usai menghadiri Sapa Daerah, di Lauru Fadoro, Nias Utara, Kepulauan Nias, Sabtu.

Rumah produksi kelapa ini, kata dia lagi, dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, dan fasilitas pendukung lainnya.

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Sumut menyebut, anggaran pembangunan rumah produksi kelapa mencapai Rp2 miliar dan pembangunan mulai tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumut pada 2023, menyatakan luas tanaman kelapa perkebunan rakyat di Kepulauan Nias mencapai 44.498 hektare, dan produksi 34.763 ton.

"Selain menghasilkan kopra, rumah produksi tersebut juga akan mengembangkan produksi arang batok kelapa," ujarnya lagi.

Gubernur juga menyatakan, Pemerintah Provinsi Sumut akan mengalokasikan anggaran hampir Rp500 miliar untuk pembangunan di Kepulauan Nias.

"Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan seluruh program pembangunan Rp250 sampai Rp300 miliar. Tahun ini, kami tingkatkan menjadi hampir Rp500 miliar untuk Kepulauan Nias. Kabar baik khusus untuk Nias Utara dari Rp500 miliar," katanya lagi.

Pemprov Sumut telah menetapkan tiga prioritas arah pembangunan di Kepulauan Nias, yakni sentra perekonomian, sentra produksi, dan penguatan sektor pariwisata.

"Nias Utara diarahkan sebagai salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias," kata Bobby lagi.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengatakan, daerahnya memiliki potensi besar dalam produksi kelapa perkebunan rakyat.

Pihaknya mengapresiasi, rencana pembangunan rumah produksi kelapa, karena menjadi salah satu program Gubernur Sumut Bobby Nasution tahun ini.

"Nias Utara ini potensinya pariwisata dan kelapa. Kelapa ini, lebih 30 kilometer dari sini kelapa semua. Tahun 2026 ini banyak program pak Gubernur di Nias Utara, salah satunya rumah kelapa di desa ini dan pembangunan beberapa ruas jalan," kata Amizaro.

Bakti Adil Waruwu, warga Nias Utara mengaku terharu atas kedatangan Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama anggota DPRD Sumut dan pimpinan OPD Pemprov Sumut ke desanya.

"Kami terharu, 80 tahun merdeka baru ini kami bertemu Gubernur Sumatera Utara,” kata Bakti.